Rapat Paripurna HUT Kota Baubau ke-24, Ketua DPRD Dorong Penguatan Budaya dan Kemajuan UMKM

Unsur pimpinan DPRD Kota Baubau saat menyambut kedatangan Wali Kota, Wakil Wali Kota, jajaran Forkopimda, serta mantan Wali Kota periode 2022–2023 menjelang rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Baubau ke-484 sekaligus HUT ke-24 sebagai daerah otonom di Gedung DPRD Kota Baubau, Kamis 16 Oktober 2025.
Listen to this article

Baubau, Datasultra.com – DPRD Kota Baubau menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Baubau ke-484 sekaligus HUT ke-24 sebagai daerah otonom di Gedung DPRD Kota Baubau, Kamis 16 Oktober 2025.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Baubau, Ardin Jufri, dan dihadiri oleh Wali Kota Baubau Yusran Fahim, Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Bolu, serta seluruh anggota DPRD.

Turut hadir pula mantan Wali Kota Baubau periode 2022–2023 La Ode Ahmad Monianse, Pj Sekda, jajaran Forkopimda, pejabat eselon II, camat, lurah, dan pimpinan instansi vertikal.

Suasana rapat berlangsung khidmat dan sarat nuansa budaya Buton. Para peserta tampak mengenakan pakaian adat, sementara Ketua DPRD memimpin jalannya rapat menggunakan bahasa Wolio, sebagai bentuk pelestarian budaya lokal.

Dalam kesempatan itu, DPRD mengajak Pemerintah Kota Baubau untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi melalui semangat Taposaasaangu To Baubau Moporiaroana (semangat kebersamaan dalam membangun kejayaan Baubau di masa depan).

“Spirit ini hendaknya menjadi inspirasi dalam membangun kota yang terdepan dalam bidang pembangunan, pelayanan, ketentraman, dan kebersamaan,” ujar Ardin Jufri.

Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat peran pemerintah dan masyarakat Baubau sebagai titik episentrum pemersatu daerah-daerah eks Kesultanan Buton, guna mewujudkan cita-cita bersama untuk melahirkan Provinsi Kepulauan Buton.

Selain itu, Ketua DPRD menyampaikan laporan kinerja tiga fungsi utama DPRD Kota Baubau selama tahun sidang 2024–2025, meliputi fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Usai rapat, Ardin Jufri menegaskan bahwa momentum hari jadi ini harus menjadi pengingat untuk terus menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal sekaligus mendorong kemajuan sektor ekonomi rakyat.

“Harapan kami, momentum ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar menjadi semangat untuk memajukan UMKM kita. Kita perlu belajar dari daerah lain yang sudah berhasil agar konsep keberhasilan mereka bisa kita terapkan di Baubau,” tuturnya.

Menurutnya, kemajuan sektor UMKM akan berdampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus pemberdayaan pelaku usaha lokal.

“Kalau UMKM kita maju, tentu akan berimbas pada peningkatan PAD dan bisa memberdayakan para pelaku UMKM di daerah,” pungkasnya. (Sir)

Facebook Comments Box