
Baubau, Datasultra.com – Aksi bentrok antarkelompok pemuda yang kembali terjadi di Kota Baubau menuai keprihatinan masyarakat.
Salah satu warga, Rais Jaya Rachman, mendesak aparat kepolisian agar bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap para pelaku yang telah meresahkan warga.
Rais menyampaikan apresiasi atas kerja keras aparat kepolisian yang terus berjaga menjaga kondusifitas wilayah. Namun, menurutnya, langkah tegas dan terukur harus segera diambil agar konflik tidak semakin meluas.
“Saya sangat mengapresiasi kerja keras aparat yang tanpa lelah menjaga keamanan. Tapi saya juga berharap pihak kepolisian menindak tegas para pelaku tanpa pandang bulu agar konflik ini segera berakhir. Kalau dibiarkan, bisa jadi masalah sosial yang lebih besar,” ujarnya, Senin 27 Oktober 2025.
Ia menilai, masih terjadinya aksi saling serang meski aparat berjaga menunjukkan rendahnya rasa hormat dan kepatuhan sebagian pemuda terhadap hukum dan aparat penegak hukum.
“Bayangkan, di tengah penjagaan aparat pun pertikaian tetap terjadi. Ini bisa memunculkan penilaian negatif dari masyarakat, seolah ada pembiaran atau kepentingan tertentu di baliknya. Padahal, masyarakat menilai berdasarkan apa yang mereka lihat di lapangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rais mengingatkan bahwa Kota Baubau yang dihuni sekitar 100 ribu jiwa merupakan rumah bersama, sehingga keamanan dan ketertiban menjadi tanggung jawab semua pihak.
“Saya mengajak pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat saling menopang agar tercipta rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga. Kepada saudara-saudara kita yang bertikai, saya harap bisa lebih dewasa dan kepala dingin dalam menyelesaikan masalah,” imbaunya.
Rais juga menegaskan dukungannya terhadap aparat kepolisian, khususnya Kapolres Baubau, untuk bertindak profesional dalam menjaga stabilitas keamanan kota.
“Jangan ragu mengambil tindakan tegas dan terukur demi keamanan masyarakat. Kami warga Baubau mendukung penuh langkah aparat. Siapapun pelakunya, harus ditindak sesuai aturan, termasuk yang merusak fasilitas umum atau membuat keonaran,” tegasnya. (Sir)





