Kolaborasi Strategis, Pemkab Buton Tengah–Bank Mandiri Siapkan Layanan Keuangan Lebih Mudah dan Cepat

Kolaborasi Strategis, Pemkab Buton Tengah–Bank Mandiri Siapkan Layanan Keuangan Lebih Mudah dan Cepat
Listen to this article

Buton Tengah, Datasultra.com – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah resmi menjalin kerja sama dengan Bank Mandiri untuk memperkuat digitalisasi layanan perbankan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si, bersama Manajemen Bank Mandiri pusat yang diwakili Kepala Bank Mandiri Cabang Baubau, Ridwan Symuru, beberapa waktu lalu.

Ridwan Symuru menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemkab Buton Tengah kepada Bank Mandiri.

Ia mengungkapkan bahwa proses inisiasi MoU ini telah berlangsung lebih dari satu tahun hingga akhirnya dapat diwujudkan.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh jajaran Pemda Buton Tengah atas kepercayaannya kepada Bank Mandiri,” ujarnya.

Ridwan menegaskan bahwa MoU ini bukan sekadar penguatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi kerja sama lanjutan, khususnya di sektor UMKM, fasilitas kredit pegawai, serta layanan perbankan strategis lainnya.

Ia menjelaskan bahwa digitalisasi perbankan adalah kebutuhan mutlak di era modern. Bank Mandiri kini menghadirkan kemudahan melalui aplikasi Livin’ by Mandiri yang memungkinkan masyarakat melakukan seluruh transaksi keuangan tanpa harus datang ke kantor bank.

“Livin’ by Mandiri memungkinkan masyarakat bertransaksi 24 jam, mulai dari buka rekening, transfer, pembayaran tagihan, hingga pembelian produk keuangan seperti saham. Semua dalam satu aplikasi,” jelasnya.

Ridwan juga menyoroti pertumbuhan pesat penggunaan QRIS di Indonesia, di mana transaksi mencapai 6,24 miliar pada tahun 2024 dan terus meningkat signifikan sepanjang 2025.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Buton Tengah, La Ode Albakri, menyambut baik kerja sama tersebut.

Menurutnya, kolaborasi dengan Bank Mandiri akan meningkatkan efisiensi pengelolaan pendapatan daerah sekaligus memperluas akses layanan pembayaran bagi masyarakat.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, Bank Mandiri dapat membangun link layanan pembayaran di seluruh desa, kelurahan, dan kecamatan di Buton Tengah, sehingga masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak dan retribusi dengan lebih mudah dan dekat dari tempat tinggal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa digitalisasi pembayaran akan meningkatkan transparansi, mempercepat proses penerimaan pendapatan daerah, serta mengurangi potensi risiko yang muncul dari transaksi tunai.

Lebih lanjut, La Ode Albakri menyampaikan bahwa Pemkab Buton Tengah bersama Bank Mandiri akan melakukan edukasi dan sosialisasi rutin kepada masyarakat terkait tata cara pembayaran pajak dan retribusi secara digital.

“Edukasi ini penting agar masyarakat paham bagaimana cara melakukan pembayaran secara digital. Kami ingin seluruh layanan dapat diakses dengan cepat, aman, dan tanpa harus datang ke kantor,” terangnya.

Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah sekaligus memperkuat kualitas layanan publik melalui sistem transaksi modern, efisien, dan akuntabel. (Sir)

Facebook Comments Box