Rabu, Februari 4, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Mahasiswa UHO Hilang Tersesat di Hutan Konawe saat Kuliah Lapangan Ditemukan

Listen to this article

Konawe, Datasultra.com – Dua mahasiswa Geologi Universitas Halu Oleo (UHO) yang tersesat dan hilang di hutan Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, akhirnya ditemukan, Kamis, 25 Januari 2026.

Awalnya, dua mahasiswa ini mengikuti kuliah lapangan dilaksanakan di Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu pada Rabu 27 Januari 2026 sekira pukul 07.00 Wita. Kegiatan tersebut diikuti 32 peserta. Dari jumlah itu, mahasiswa dibagi perkelompok masing-masing beranggotakan 2 orang.

Dua mahasiswa itu bernama Taufik (22) dan Dimas (22). Sebelum dikabarkan hilang, pukul 10.00 Wita kedua korban sempat bertemu dengan rekannya yang lain. Terakhir kali korban berkomunikasi dengan rekannya sekira pukul 12.00 Wita. Setelah itu, kedua korban sudah tidak dapat dihubungi dan tidak kembali lagi ke titik pertemuan yang telah disepakati sebelumnya.

Dosen Pembimbing, Amritzal Nur melaporkan peristiwa ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari. Beberapa saat kemudian, Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju Last Known Position (LKP) untuk memberikan bantuan SAR dengan menempuh perjalanan darat sekitar 68 kilometer.

Setibanya di lokasi, Tim Rescue berkoordinasi dengan pihak terkait dan langsung melakukan pencarian. Saat pencarian dimulai, tim dibagi tiga. Tim 1 menyisir seluas 2,5 kilometer arah utara dari LKP. Tim 2 menyisir seluas 2,5 km² arah timur dari LKP. Sementara tim 3 menyisir seluas 2,5 km² arah tenggara dari LKP.

Kepala Basarnas Kendari Amiruddin mengatakan, dua korban sudah ditentukan dalam keadaan selamat. Mereka ditemukan tim SAR gabungan sekitar 5,4 kilometer arah barat daya dari lokasi awal hilangnya korban.

“Pukul 09.00 Wita, tim SAR gabungan menemukan kedua korban dalam keadaan selamat sekitar 5,4 km arah barat daya dari LKP,” ucap Amiruddin dalam keterangan resmi yang diterima Datasultra.com.

Setelah ditemukan, lanjut Amiruddin, dua korban dievakuasi ke Puskesmas Amonggedo untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Dengan ditemukannya dua korban dalam keadaan selamat, operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap 2 mahasiswa yang tersesat di hutan Desa Sambasule dinyatakan selesai dan ditutup,” tutupnya. (Ld)

Facebook Comments Box

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

+ 35 = 37

Popular Articles