Rabu, Februari 4, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Terapkan Skema Wisuda Fleksibel, UHO Kukuhkan 767 Lulusan Sekaligus

Listen to this article

Kendari, Datasultra.com – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali menorehkan capaian akademik dengan mengukuhkan 767 wisudawan dan wisudawati dari 14 fakultas serta Pascasarjana, dalam prosesi wisuda yang berlangsung di Auditorium Mokodompit UHO, Selasa 3 Februari 2026.

Lulusan dari Berbagai Jenjang
Sebanyak 767 lulusan tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Diploma, Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3).

Pada jenjang Pascasarjana, tercatat 37 lulusan Program Doktor dengan rata-rata IPK 3,89 dan masa studi 2 tahun 8 bulan, serta 25 lulusan Program Magister dengan IPK rata-rata 3,82.

Adapun fakultas dengan jumlah wisudawan terbanyak adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 195 orang, disusul Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) sebanyak 181 orang, serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebanyak 87 orang.

Pada wisuda kali ini, Eki Rahmawati dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik Tingkat Universitas. Mahasiswi Program Studi Ilmu Administrasi Negara S1, FISIP UHO tersebut berhasil meraih IPK 3,96 dengan masa studi 3 tahun 5 bulan.

Sementara itu, sejumlah lulusan terbaik juga ditetapkan di tingkat fakultas dan Pascasarjana. Di antaranya Abdul Latif dari Program Doktor Ilmu Manajemen serta Rosmini Syamsuddin dari Program Magister Pendidikan IPS, yang masing-masing mencatatkan IPK sempurna 4,00.

Wisuda kali ini menjadi penanda dimulainya sistem baru pelaksanaan wisuda di lingkungan UHO.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Dr. Herman, menyampaikan bahwa mulai tahun 2026, UHO tidak lagi terpaku pada jadwal periodik, melainkan menerapkan skema wisuda berbasis kuota.

“Wisuda akan dilaksanakan setiap kali jumlah pendaftar mencapai 750 orang. Artinya, dalam satu bulan bisa digelar lebih dari satu kali wisuda,” ungkap Dr. Herman dalam sambutannya.

Menurutnya, kebijakan ini dirancang untuk memberikan kepastian waktu kelulusan bagi mahasiswa, sekaligus mempercepat layanan akademik.

Program studi kini dapat langsung mendaftarkan lulusan melalui sistem daring setelah yudisium, tanpa harus menunggu periode wisuda tertentu.

“Begitu kuota terpenuhi, pendaftaran otomatis ditutup dan akan dibuka kembali setelah wisuda selesai. Ini sistem yang lebih adaptif dan efisien,” jelasnya.

Dr. Herman menegaskan bahwa gelar akademik bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk berkontribusi lebih luas di tengah masyarakat.

“Ilmu yang diperoleh harus menjadi bekal untuk beradaptasi di dunia kerja yang dinamis. Jadilah lulusan yang kreatif, inovatif, dan mampu memberi manfaat nyata bagi bangsa dan negara,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa proses belajar sejatinya tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga menyangkut ketulusan, etika, dan tanggung jawab sosial.

“Kami berharap para lulusan dapat meraih kesuksesan dunia dan akhirat. Siapkan diri, pantaskan diri, sebelum kesempatan itu datang,” tutupnya. (N1)

Facebook Comments Box

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

56 − = 51

Popular Articles