Kendari, Datasultra.com – Menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Bank Indonesia kembali menghadirkan Program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.
Program ini dirancang untuk memastikan kebutuhan uang tunai masyarakat terpenuhi dengan layanan yang lebih tertib, merata, dan mudah diakses.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menjelaskan bahwa SERAMBI menjadi agenda rutin BI dalam menjaga kelancaran transaksi masyarakat selama momen keagamaan yang identik dengan peningkatan aktivitas belanja dan berbagi.
“Melalui SERAMBI 2026, kami memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar sekaligus memberikan kemudahan layanan penukaran bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, BI Sultra menyiapkan uang layak edar sebesar Rp1,2 triliun.
Dana tersebut akan didistribusikan melalui berbagai kanal layanan, mulai dari kas keliling, loket perbankan, hingga layanan penukaran bersama di sejumlah titik strategis.
Yang menarik, SERAMBI 2026 menghadirkan sistem digital PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) yang dapat diakses melalui laman pintar.bi.go.id.
Melalui sistem ini, masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang secara daring sehingga prosesnya lebih terjadwal dan menghindari antrean panjang.
Tak hanya itu, BI juga meningkatkan batas maksimal penukaran per orang. Jika tahun 2025 masyarakat hanya dapat menukar hingga Rp4.300.000, pada 2026 batas tersebut naik menjadi Rp5.300.000 atau meningkat sekitar 23,2 persen.
“Kebijakan ini diharapkan mampu menjawab tingginya kebutuhan uang pecahan kecil menjelang Lebaran, terutama untuk tradisi berbagi kepada keluarga dan kerabat,” harap Edwin.
Dengan kombinasi ketersediaan dana yang memadai dan sistem layanan digital, SERAMBI 2026 diharapkan dapat menciptakan transaksi yang lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat Sulawesi Tenggara selama Ramadan hingga Idul Fitri. (N1)


