
Baubau, Datasultra.com- Masyarakat Kelurahan Lowu-Lowu, Kecamatan Lea-Lea, menyimpan harapan besar pada pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse dan Ida Fitri Halili (Moni-Ida), agar mereka bisa melanjutkan kepemimpinan dan membawa perubahan yang diidamkan warga.
Dalam kampanye tatap muka yang berlangsung di Lapangan Lowu-Lowu pada Jumat 11 Oktober 2024, Burhan, tokoh masyarakat setempat, menyuarakan aspirasi warga kepada pasangan nomor urut 1 ini.
Warga mengharapkan adanya pembangunan fisik dan nonfisik yang lebih baik, khususnya perbaikan jalan lingkungan serta perhatian yang lebih besar dari pemerintah terhadap berbagai kebutuhan warga.
“Kami berharap pembangunan infrastruktur lingkungan, termasuk penataan pasar yang semakin padat hingga mengganggu lalu lintas, bisa lebih diperhatikan. Pasar perlu diperluas dan ditata lebih baik agar masyarakat, termasuk yang dari luar, dapat merasakan manfaatnya,” ujar Burhan.
Selain itu, Burhan juga menyampaikan keinginan warga agar pemerintah memberikan perhatian lebih kepada fasilitas tempat ibadah serta kesejahteraan para imam, naib, dan pengurus jenazah yang masih dirasa kurang tersentuh.
Merespons harapan warga tersebut, La Ode Ahmad Monianse menyatakan bahwa memperhatikan kebutuhan tokoh agama dan tempat ibadah memang menjadi tanggung jawab pemerintah.
“Mereka, sebagai pelayan keagamaan, berhak mendapatkan dukungan pemerintah dalam menjalankan tugas mereka, termasuk untuk lembaga-lembaga keagamaan dan fasilitas ibadah,” jelas Monianse.
Monianse juga mengingatkan bahwa pada periode sebelumnya, pemerintah telah memberikan insentif kepada masyarakat di Lowu-Lowu, terutama dalam bentuk bantuan pribadi dan pemerintah selama bulan Ramadhan, yang diharapkan dapat menjadi pendorong bagi masyarakat untuk membenahi tempat-tempat ibadah.
Terkait penataan pasar, Monianse menjelaskan bahwa di masa kepemimpinannya, pemerintah sempat mendapatkan bantuan dari pusat untuk perluasan pasar, namun terkendala masalah status lahan yang masih berkonflik dengan kepentingan pihak lain.
“Masalah pasar dan jalan akan menjadi prioritas kami, karena visi kami dengan ‘8 Mantap’ adalah untuk memajukan seluruh wilayah Kota Baubau, termasuk Kelurahan Lowu-Lowu,” lanjutnya.
Monianse menambahkan bahwa Lowu-Lowu tidak seharusnya dipandang sebagai wilayah belakang kota. Ia berjanji untuk menjadikannya pusat kegiatan olahraga, dengan pembangunan kolam renang, GOR, dan stadion sepak bola yang akan dipusatkan di Kecamatan Lea-Lea.
“Kami ingin menggerakkan ekonomi wilayah pesisir, seperti Lowu-Lowu, dengan mengembangkan fasilitas olahraga yang bisa menjadi magnet bagi masyarakat kota,” tegas Monianse.
Calon Wakil Wali Kota, Ida Fitri Halili, juga menegaskan bahwa pasangan Moni-Ida siap mewujudkan harapan masyarakat Lowu-Lowu untuk kemajuan yang lebih baik.
Semua harapan tersebut, menurutnya, sudah tercakup dalam program ‘8 Mantap’ Moni-Ida yang bertujuan untuk mempercepat kemajuan Baubau, khususnya di wilayah Kecamatan Lea-Lea dan Lowu-Lowu.
“Perbaikan jalan, penerangan lampu jalan, dan berbagai program pembangunan lainnya sudah masuk dalam agenda kami,” pungkas Ida Fitri Halili. (Sir)





