
Kendari, Datasultra.com – Ketua BEM Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) Hasir mengapresiasi hasil survei Indikator Politik Indonesia terkait tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
“Berdasarkan hasil servei Desember 2022 lalu berada diangka 66,5 persen. Sementara dalam hasil survei terbaru pada Februari 2023 menjadi 70,8 persen,” ucap
Dari hasil itu, terdiri dari 10,3 persen publik sangat percaya. Bahkan 60,5 persen responden cukup percaya terhadap Polri.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja Kepolisian karena telah mampu menunjukan kinerja sangat baik apalagi pemberantasan beberapa kasus seperti kasus Ferdy Sambo, perjudian online, dan kekerasan,” ungkapnya.
Apalagi di momentum pemilu di 2024 mendatang tidak lepas dari pengawalan Kepolisian dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
“Kami berharap masyarakat tidak terprovokasi dengan isu-isu yang bisa menimbulkan sara, isu interspek dan hoax,” bebernya.
Hasir juga menyampaikan kepada masyarakat agar menggunakan media sosial (medsos) dengan bijak.
“Beredarnya isu-isu hoax di media sosial, saya meminta kepolisian melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan langkah kongkrit untuk bisa menyelesaikan kasus isu-isu hoax yang beredar yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab,” pungkasnya (Rk)





