Pasangan Nomor 1 Monianse-Ida Kampanyekan Kota Maju Berdaya Saing di Lapangan Baadia

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau nomor urut 1, La Ode Ahmad Monianse dan Ida Fitri Halili menggelar kampanye tatap muka di Lapangan Baadia, Kelurahan Baadia, Kecamatan Murhum, Jumat malam 1 November 2024.
Listen to this article

Baubau, Datasultra.com- Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau nomor urut 1, La Ode Ahmad Monianse dan Ida Fitri Halili menggelar kampanye tatap muka di Lapangan Baadia, Kelurahan Baadia, Kecamatan Murhum, Jumat malam 1 November 2024.

Ratusan warga tampak antusias memenuhi lapangan untuk mendengarkan visi besar pasangan calon ini bagi masa depan Kota Baubau.

Dalam orasinya, La Ode Ahmad Monianse menegaskan komitmennya untuk membawa Kota Baubau menjadi kota berdaya saing tinggi di Sulawesi.

“Kami sudah tahu apa yang harus kami lakukan. Kami mengajak masyarakat Baubau untuk bermimpi bersama tentang masa depan kota ini,” ujarnya.

Monianse menekankan pentingnya membangun kota dengan mengoptimalkan potensi lokal secara kolaboratif agar Baubau dikenal tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di seluruh Sulawesi.

Monianse juga kembali memaparkan “8 Program Mantap” sebagai landasan pembangunan Baubau yang maju dan sejahtera, yang diyakini akan menjawab berbagai persoalan dan meningkatkan kualitas hidup warga kota.

Selain itu, menanggapi keluhan masyarakat terkait masalah distribusi air PDAM yang kerap terganggu, Monianse menyatakan dirinya telah berpengalaman dalam mengatasi permasalahan PDAM selama dua tahun masa jabatannya sebagai Wali Kota Baubau.

“Saat saya menjabat, permasalahan PDAM berhasil kita atasi. Namun, setelah masa jabatan saya selesai, masalah PDAM kembali muncul, dan kini masyarakat kembali mengeluh,” ujarnya.

Sementara itu, calon Wakil Wali Kota Ida Fitri Halili menekankan visi pasangan Monianse-Ida untuk membawa kepentingan masyarakat Baubau, bukan kepentingan pribadi.

Ia juga menyampaikan hasil dari dialognya dengan masyarakat, khususnya para ibu-ibu pengrajin di Baadia, yang menitipkan harapan untuk kualitas produk lokal yang lebih baik, terutama produk seperti keripik dan kain tenun khas Baubau.

“Kami mendapat banyak masukan, ada juga keluhan tentang distribusi air PDAM yang sering tersendat, serta permintaan program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ida juga menyoroti harapan para orang tua agar anak-anak mereka dapat menikmati beasiswa dari Pemerintah Kota Baubau di masa kepemimpinan Monianse-Ida.

Semua aspirasi ini, menurutnya, akan menjadi prioritas yang akan diperjuangkan, terutama dalam tahun pertama masa pemerintahan mereka.

“Insya Allah, pada 27 November 2024 ketika kami terpilih, dalam satu tahun pertama pemerintahan, kami akan berupaya menyelesaikan semua keluhan ini. Ini menjadi catatan penting kami,” tutup Ida, penuh optimisme. (Sir)

Facebook Comments Box