Hilang di Perairan Karang Tomia, Nelayan Ditemukan Tak Bernyawa

Nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Karang Tomia ditemukan tak bernyawa, Selasa, 5 November 2024 pagi.
Listen to this article

Wakatobi, Datasultra.com – Seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Karang Tomia ditemukan tak bernyawa, Selasa, 5 November 2024 pagi.

Korban diketahui bernama Jainudin (41), warga Desa Manuru, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Amiruddin AS mengatakan, tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar 37,88 NM dari
Last Known Position (LKP) arah barat laut.

“Sekira pukul 09.14 Wita, korban sudah ditentukan dalam keadaan meninggal dunia,” ucap Amiruddin dalam keterangan tertulis yang diterima media ini.

Setelah ditemukan, kata dia, korban dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

“Setelah ditemukan, selanjutnya korban dievakuasi ke Dusun Wapomaru Desa Manuru untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkapnya.

Amiruddin menjelaskan, sebelum dikabarkan hilang, korban pergi melaut untuk memancing ikan di karang Tomia, Kamis 31 Oktober 2024 sekitar pukul 08.00 Wita.

“Pukul 21.00 Wita, korban bertemu dengan Lamisi rekannya di Desa Manuru. Mereka sempat berkomunikasi,” tuturnya.

Keesokan harinya, Jumat 1 November 2024 sekitar pukul 07.00 Wita, rekan korban sudah kembali dari melaut dan tiba di Desa Manuru. Sementara korban berencana akan kembali ke desa, Sabtu 2 November 2024.

Namun, sejak kepergiannya, korban belum juga kembali. Biasanya, korban keluar memancing hanya dua hari setelah itu balik ke desa.

Pihak keluarga mencoba untuk menghubungi telepon genggam milik korban akan tetapi nomer yang dituju sudah tidak aktif. (Ld)

Facebook Comments Box