
Kolaka, Datasultra.com- Jurnal Survei Independen (JSI) baru saja merilis hasil survei elektoral yang memetakan peta persaingan pasangan calon (Paslon) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kolaka 2024.
Survei yang dilakukan dengan metodologi semi sensus ini mencakup 12 kecamatan di Kolaka, yang berlangsung dari 1 hingga 7 November 2024.
Survei menunjukkan Paslon BerAmal memiliki keunggulan di beberapa variabel. Yakni Top of Mind, BerAmal mendapat dukungan 44,35 persen, diikuti Paslon JADI dengan 24,83 persen, dan 31,62 persen responden belum menentukan pilihan.
Dari sisi popularitas, paslon JADI unggul tipis dengan 94,56 persen, sementara BerAmal 91,34 persen. Akseptabilitas BerAmal meraih 52,7 persen, jauh di atas JADI dengan 34,81 persen. Kemudian Elektabilitas BerAmal unggul dengan 51,1 persen, sedangkan JADI 32,2 persen.
JSI juga menganalisis dukungan berdasarkan zona. Meliputi Zona I (Kecamatan Kolaka dan Latambaga), BerAmal memimpin dengan 61,7 persen.
Zona III (Tanggetada, Polinggona, Watubangga, Toari), Dominasi BerAmal terlihat dengan dukungan 46,7 persen -65,3 persen.
Zona IV (Samaturu, Wolo, Iwoimenda), BerAmal menguasai hingga 68 persen di beberapa kecamatan. Zona II (Wundulako, Baula, Pomalaa), JADI unggul dengan dukungan di atas 53 persen.
Prediksi Kemenangan BerAmal
Hasil ekstrapolasi elektabilitas memperkirakan BerAmal meraih 58,49 persen suara, dengan potensi maksimal mencapai 61,49 persen. Sementara itu, JADI diproyeksikan mendapatkan 38,8 persen.
Hasil survei ini mencerminkan tren dukungan terkini, tetapi dinamika politik masih memungkinkan perubahan hingga hari pemungutan suara. Masyarakat diimbau untuk terus mencermati program dan visi kedua paslon sebelum menentukan pilihan.
Yusuf Kalla, anggota tim pemenangan BerAmal menegaskan bahwa kerja keras dan dukungan luas menjadi kunci peningkatan grafik dukungan.
“Kerja cerdas tanpa lelah dari tim dan relawan BerAmal terus mendorong tren positif,” katanya.
Sementara itu, H. Syahrul Beddu, tokoh masyarakat Kolaka, menyebut kepemimpinan Amri dan Lullung sebagai faktor utama solidnya dukungan.
“Mereka mampu mempersatukan perbedaan dan membangun harmonisasi tim, sehingga parpol, relawan, dan simpatisan bekerja solid untuk memenangkan BerAmal,” ujarnya.
Pilkada Kolaka 2024 menjadi ajang penting untuk memilih pemimpin yang mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi daerah. (As)





