Buka Rakorda TPID, Andap Soroti Strategi Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Jelang 27 November, Pj Gubernur: Hadir di TPS dan Sultra Harus Kondusif
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com- Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sultra di ruang pola Kantor Gubernur Sultra, Selasa 19 November 2024.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Sultra, Sekda Sultra selaku Ketua Pelaksana Harian TPID, Pimti Pratama Pemprov Sultra, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, para Bupati dan Wali Kota se-Sultra, serta sejumlah narasumber dari instansi terkait.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur menegaskan pentingnya visi nasional untuk mendukung pembangunan daerah, dengan merujuk pada visi Presiden RI menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini, menurutnya, tercermin dalam Asta Cita, 17 program prioritas, dan 8 program percepatan hasil terbaik.

Ia juga menyoroti Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 yang akan dijabarkan dalam RPJMN 2025–2029, termasuk prioritas peningkatan gizi masyarakat melalui pemberian makan siang dan susu gratis di sekolah, serta bantuan gizi bagi balita dan ibu hamil.

Rakorda TPID membahas sejumlah isu strategis. Di antaranya stabilitas harga dan ketahanan pangan yang mencakup langkah stabilisasi harga dalam menghadapi anomali musim, persiapan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta ketahanan stok beras di Sultra.

Kemudian pertumbuhan ekonomi, Produk Domestik Bruto (PDB) nasional tumbuh 4,95 persen pada kuartal ketiga 2024, sedikit menurun dari kuartal sebelumnya.

Selanjutnya Inflasi yang angka inflasi Sultra berada di 0,71 persen, lebih rendah dari target nasional 1,5 persen–3,5 persen. Kebijakan moneter, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan di 6,25 persen untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi.

Selanjutnya Ekspor Indonesia naik 10,25 persen (YoY) pada Oktober 2024 dengan nilai $24,41 miliar, memberikan dampak positif pada ekosistem perdagangan di Sultra.

Rakorda menghasilkan rekomendasi yang mendukung tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025, “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Selain itu, Andap lima arahan utama yakni mengikuti seluruh rangkaian rakor dengan baik. Memiliki kesatuan pemikiran dalam pengendalian inflasi.

Mengimplementasikan hasil Rakorda TPID 2024 secara optimal. Melakukan monitoring dan evaluasi intensif. Dan menyatukan komitmen untuk keberhasilan pengendalian inflasi di Sultra.

Andap juga menekankan pentingnya Rencana Tindak Lanjut (RTL), termasuk strategi meningkatkan konsumsi rumah tangga, mendorong investasi dan ekspor, serta menyusun langkah kontijensi untuk menghadapi potensi kedaruratan.

Rakorda ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan inflasi serta memperkuat pertumbuhan ekonomi Sultra yang inklusif dan berkelanjutan. (Sir)

Facebook Comments Box