
Kendari, Datasultra.com – Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Biro Sulawesi Tenggara (Sultra) mengangkat potensi wisata di Sulawesi melalui pameran foto Celebes.
Pameran foto digelar di Kawasan Kali Kadia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini akan digelar hingga 18 Desember 2024 mendatang.
Direktur Komersil, Bisnis, dan IT LKBN ANTARA Jaka Sugiyanta Suryo mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk memperkenalkan kembali eksistensi bangsa, khususnya wilayah Sulawesi.
“Kami menampilkan pameran foto hasil karya pewarta foto ANTARA se-Sulawesi yang selama ini berkarya dan melakukan tugas jurnalistiknya di Sulawesi,” ucap Jaka saat ditemui di Kendari, Selasa, 10 Desember 2024.
Kegiatan ini mengangkat tema “Celebes”. Menurut Jaka, tema ini diangkat karena Sulawesi yang secara geografis wilayahnya terdapat beberapa pulau-pulau yang sangat eksotis dan potensi wisata yang luar biasa.
“Jadi, kami angkat Celebes, karena ini pulau yang eksotis tapi mungkin perlu kita gaungkan lagi untuk menjadi sebuah destinasi wisata yang alamnya sangat elok,” ungkapnya.
Selain pameran, lanjut dia, foto-foto yang dipajang di taman kali Kadia juga dibuatkan sebuah buku untuk menampung foto-foto jurnalistik milik pewarta dan komunitas-komunitas fotografer.
“Dan setiap tahun, kami juga membuat pameran seperti ini enam kali dalam setahun dengan tema dan tempat yang berbeda-beda di seluruh Indonesia,” ujar Jaka.
Tujuan dari pameran bukan hanya sekadar memamerkan foto, akan tetapi juga mempromosikan wilayah bangsa ini, bahkan sampai ke luar negeri.
Sementara itu, Kurator Pameran Foto Celebes, Ismar Patrizki menyampaikan bahwa dalam pemeran tersebut dihadirkan sekitar 90 gambar yang menampakkan berbagai dinamika budaya, pariwisata, dan berbagai center pendukungnya se-Sulawesi.
“Karya 23 pewarta foto ANTARA se-Sulawesi, baik yang masih aktif maupun sudah tidak aktif,” ujarnya.
Kepala LKBN ANTARA Biro Sultra Zabur Karuru menambahkan bahwa pameran foto Celebes yang digelar di taman kali Kadia atau ruang publik bertujuan untuk menunjukkan berbagai potensi wisata kepada seluruh kalangan masyarakat.
“Jadi, pameran ini dibuka untuk semua masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara, dan ini akan diselenggarakan sampai 18 Desember 2024 mendatang,” tutupnya. (Ld)





