
Kendari, Datasultra.com- Menjelang bulan Ramadan yang tinggal sekitar 30 hari lagi, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Kota Kendari memastikan stok bahan pokok (Bapok) aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Disdagkop UKM Kendari, Aldakesutan Lapae, saat ditemui di Gedung DPRD Kendari, Kamis 30 Januari 2025.
Aldakesutan Lapae menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan, seperti beras, dalam kondisi aman hingga Ramadan.
“Beras dan bahan pokok lainnya masih aman. Bulog sendiri telah memastikan kesiapan stok hingga lima bulan ke depan,” ujarnya.
Meski demikian, Lapae mengakui adanya kenaikan harga beberapa komoditas menjelang Ramadan, seperti ayam dan daging sapi, yang merupakan dinamika pasar yang biasa terjadi menjelang hari-hari besar keagamaan.
“Kenaikan harga bisa berkisar antara Rp3 ribu hingga Rp5 ribu per jenis kebutuhan,” jelasnya.
Lapae menambahkan, Disdagkop UKM Kendari tidak memiliki kewenangan untuk menekan harga pasar.
“Kami hanya bisa menghimbau kepada pelaku pasar agar menjaga stabilitas harga. Kami juga memiliki keterbatasan dalam mengontrol harga yang ditetapkan oleh mekanisme pasar,” ucapnya.
Untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan harga, Disdagkop UKM Kendari akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar tradisional dan modern.
“Kami akan memantau langsung kondisi pasar dan harga sembako. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena stok bahan pokok aman,” tegas Lapae.
Lapae mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menyambut Ramadan.
“Mari kita bersama-sama menyambut bulan suci dengan tenang. Semua kebutuhan pokok aman, dan kami akan terus memantau kondisi pasar,” pungkasnya.
Dengan langkah proaktif ini, Disdagkop UKM Kendari berupaya memastikan kenyamanan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan, sambil mengantisipasi dinamika pasar yang wajar terjadi menjelang hari-hari besar keagamaan. (N1)





