
Muna Barat, Datasultra.com- Anggota DPRD Kabupaten Muna Barat (Mubar) dari Fraksi PDI Perjuangan, La Ode Harlan Sadia, menggelar reses perdana di daerah pemilihannya, Desa Kasimpa Jaya, Kecamatan Tiworo Selatan (Tisel), Kamis 13 Februari 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat.
Dalam sesi dialog terbuka, warga menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait masalah jaringan internet, perbaikan Bendungan Katangana 1 dan 2, serta pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT).
Salah satu warga Desa Sangia Tiworo, La Samone, menyoroti persoalan jaringan internet yang belum merata, sehingga menyulitkan komunikasi dan aktivitas warga.
“Yang menjadi kendala utama di sini adalah jaringan. Kami berharap ini segera diperhatikan,” keluh La Samone.
Sementara itu, Nyoman Ginana, warga Kasimpa Jaya, mengeluhkan buruknya akses jalan menuju lahan pertanian. Menurutnya, pembangunan JUT sangat mendesak karena mayoritas warga adalah petani.
“Kami membutuhkan Jalan Usaha Tani agar hasil pertanian bisa diangkut dengan mudah,” ungkap Nyoman.
Menanggapi keluhan tersebut, La Ode Harlan Sadia, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Mubar, berjanji akan memperjuangkan aspirasi warga dalam forum dewan.
“Beberapa masalah yang mencuat, seperti blank spot jaringan internet, perbaikan bendungan, dan JUT, akan kami bawa ke rapat dewan untuk dicarikan solusi,” tegas Harlan.
Ia menambahkan, perbaikan Bendungan Katangana 1 dan 2 menjadi prioritas karena wilayah Tiworo Selatan adalah sentra pertanian yang mendukung program nasional swasembada pangan.
Selain infrastruktur, warga juga mengusulkan program pemberdayaan, seperti pengadaan bibit ayam petelur dan ayam potong untuk meningkatkan ekonomi keluarga, serta penataan pengelolaan aset desa agar lebih produktif.
Politisi muda dari PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur.
“Program pemberdayaan seperti bibit ternak ayam sangat penting untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.
Di akhir reses, Harlan mengajak masyarakat terus bersinergi dengan pemerintah demi pembangunan yang merata di Muna Barat.
“Komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah akan mempercepat terwujudnya pembangunan yang adil dan merata,” tutupnya.
Dengan komitmen yang disampaikan, warga berharap agar aspirasi mereka dapat segera diwujudkan, sehingga kualitas hidup dan perekonomian masyarakat di Muna Barat dapat semakin membaik. (Len)





