
Baubau, Datasultra.com- Menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Baubau, Muh Rasman Manafi menerima penghargaan dari Lembaga Adat dan Budaya Kesultanan Buton (LABKB).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam menyatukan berbagai lembaga adat di Baubau di bawah satu wadah, yakni LABKB.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sultan Buton, PYM Drs. H. La Ode Muhammad Kariu, yang berlangsung diruang kerja Wali Kota Baubau, Senin 17 Februari 2025.
Bontoogena Matanaeyo, Drs. H. Masri, M.Pd, menuturkan Pj Wali Kota Muh Rasman telah berperan penting dalam memediasi dan menyatukan berbagai lembaga adat yang sebelumnya terpisah.
“Kedatangan kami hari ini sebagai bentuk terima kasih kepada Pj Wali Kota Baubau Muh Rasman Manafi yang telah menyatukan dan memediasi kami. Sebelumnya ada beberapa lembaga adat yang berjalan sendiri-sendiri, dan Alhamdulillah, kini kami telah bersatu di bawah LABKB,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa LABKB siap menjadi mitra pemerintah dalam melestarikan adat dan budaya Buton di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau terpilih, Yusran Fahim – Wa Ode Hamsina Bolu.
“Kami adalah bagian dari pemerintah, sehingga kami siap membantu dalam menjaga kelestarian adat dan budaya agar tetap diwariskan kepada generasi mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Baubau Muh Rasman Manafi menyampaikan bahwa inisiatif pembentukan LABKB bertujuan untuk menciptakan keselarasan antara tokoh adat dan budayawan agar nilai-nilai budaya tetap terjaga tanpa ada perpecahan.
“Saya merasa belum pantas menerima penghargaan ini, karena saya hanya menjalankan amanat pemerintah dan para orang tua dalam menjaga nilai adat dan budaya. Saya berterima kasih kepada seluruh tokoh adat yang telah mendukung penyatuan ini,” pungkasnya.
Dengan penghargaan ini, Muh Rasman Manafi menutup masa jabatannya dengan meninggalkan warisan penting bagi pelestarian adat dan budaya Buton, yang kini siap diteruskan oleh kepemimpinan yang baru. (Sir)





