17 Ribu Ton Beras Tersedia di Bulog Sultra, Aman Hingga Bulan Juni 2025

Ilustrasi, beras SPHP
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com – Badan Urusan Logistik (Bulog) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan ketersediaan bahan pokok khususnya beras aman hingga bulan Juni 2025 mendatang.

Hal itu diungkapkan Kepala Perum Bulog Kanwil Sultra, Siti Mardati Saing yang ditemui usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) bersama Kapolda Sultra, Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Wakil Wali Kota Kendari serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi di Pasar Sentral Kota Kendari, Selasa 25 Februari 2025.

Kepala Perum Bulog Kanwil Sultra, Siti Mardati Saing menuturkan, ada beberapa komoditi utama yang dikelola oleh Bulog Sultra, diantaranya beras dan minyak goreng. Untuk beras sendiri, dalam hal ini beras SPHP saat ini ada 17.000 ton. Ketahan stoknya itu hingga bulan Juni 2025.

“Tetapi kita masih menunggu lagi kebijakan atau izin dari pemerintah agar Bulog dapat mengeluarkan dan mendistribusikan lagi beras SPHP hingga ke konsumen,” katanya.

Adapun stok minyak goreng di Sultra saat ini ialah 256 ribu liter, dan masih ada 200 ribu liter yang sedang dipesan atau di order untuk persiapan bulan puasa dan lebaran.

“Sekiranya masyarakat masih membutuhkan, kita akan mengorder kembali minyak tersebut,” imbuhnya.

Terkait harga minyak goreng, untuk minyak goreng bersubsidi dalam hal ini Minyak Kita, itu sesuai dengan batas harga yang diberikan pemerintah yakni Rp15 ribu per liter. Adapun minyak goreng premium harganya sesuai mekanisme pasar.

“Minyak Kita tersedia di pasar dan outlet-outlet lainnya. Namun, kita mengutamakan untuk kegiatan gerakan pangan murah,” jelas dia.

Sementara, untuk gula pasir walaupun bukan merupakan komoditi utama Bulog tetapi untuk mengisi pasar pihaknya sudah menyiapkan 208 ton dan masih ada 150 ton sedang dipesan.

Pada kesempatan tersebut, Siti Mardati Saing memastikan bahwa ketersedian bahan pokok aman termasuk saat bulan suci ramadan dan lebaran. (N1)

Facebook Comments Box