
Kendari, Datasultra.com – Mustafa (55), nelayan asal Desa Sawapudo, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, ditemukan dalam kondisi lemas usai dikabarkan hilang lima hari.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Kamis 8 Maret 2025 saat mencari cumi cumi di sekitar Perairan Kokoila, Kecamatan Menui, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Kepala Kantor Pencarian Pertolongan (Basarnas) Kendari Amiruddin AS menjelaskan bahwa korban bersama tiga rekannya pergi melaut menggunakan sebuah kapal ikan tanpa nama dari Soropia menuju Pulau Kokoila untuk mencari cumi.
“Pukul 20.00 Wita, empat orang turun dari kapal untuk mencari cumi masing-masing menggunakan 1 buah longboat,” ucap Amiruddin.
Namun, tiba-tiba angin kencang datang menerpa mereka. Tiga orang nelayan berhasil naik ke atas kapal menyisakan korban yang belum kembali hingga dilaporkan hilang.
“Tim Rescue Pos SAR Konawe Utara diberangkatkan untuk melakukan pencarian. Setibanya di Pelabuhan Desa Sawapudo, tim berkoordinasi dengan kepala desa dan pihak keluarga korban,” jelasnya.
Saat pencarian dimulai, tim SAR gabungan mendapat informasi bahwa korban sudah ditemukan oleh nelayan asal Wawonii bernama Rendi (25), Kamis, 13 Meret 2025.
“Korban ditemukan sekitar 22,84 NM arah selatan dari last known position (LKP) atau sekitar 7 NM dari Pulau Wawonii,” ungkapnya.
Amiruddin mengatakan, korban ditemukan posisi tertidur diatas longboatnya dengan kondisi tubuh yang sudah lemas. Kemudian, korban dievakuasi ke Desa Sawapudo.
“Dengan dievakuasinya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” tutup mantan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Sorong itu. (Ld)





