Kick Boxing Indonesia Muna Barat Dikukuhkan, Siap Cetak Atlet Berprestasi Menuju Porprov XV Sultra 2026

Keterangan gambar : Pelatih KBI Mubar La Ode Rahman (baju hitam) dan Ketua KBI Mubar, La Ode Edi (baju hijau), berdiskusi tentang strategi pembinaan atlet kick boxing di daerah.
Listen to this article

Muna Barat, Datasultra.com – Kick Boxing Indonesia (KBI) Kabupaten Muna Barat (Mubar), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kini resmi memiliki kepengurusan masa bakti 2025-2029.

Pengukuhan ini tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia Sultra Nomor: 009/Pengprov KBI-Sultra/III/2025, yang ditetapkan di Kendari pada 22 Maret 2025.

Sebagai cabang olahraga yang tergolong baru di Mubar, KBI telah menetapkan berbagai program strategis, termasuk mengikuti Penataran Wasit, Juri, dan Pelatih di Kendari pada April 2025 guna mempersiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sultra 2026.

Ketua KBI Mubar, La Ode Edi, mengungkapkan bahwa kehadiran KBI di daerah ini bukan sekadar organisasi, tetapi sebagai wadah pembinaan atlet potensial yang dapat berkiprah di ajang nasional hingga internasional.

“Kami siap mencetak atlet berprestasi dan berkomitmen untuk mengikuti penataran wasit, juri, dan pelatih agar pembinaan berjalan profesional. Kami berharap pemerintah daerah, KONI Mubar, serta pihak terkait lainnya dapat memberikan dukungan penuh untuk kemajuan olahraga kick boxing di daerah ini,” ujar La Ode Edi, Minggu siang 23 Maret 2025.

Lebih lanjut, pria yang kerap disapa Bang Wex menekankan pentingnya peran KBI dalam mengembangkan potensi atlet muda di Mubar.

“Kick Boxing Mubar hadir untuk menampung dan membina bakat-bakat lokal agar bisa bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Kami ingin mencetak juara yang dapat mengharumkan nama daerah,” tambahnya.

Kepengurusan KBI Mubar ini juga melibatkan berbagai elemen penting, dengan Bupati Mubar, Ketua DPRD, dan Ketua KONI Mubar sebagai Dewan Pelindung, serta Kapolres dan Kejari Muna Barat sebagai Dewan Kehormatan.

Dalam jajaran kepengurusan, La Ode Edi didapuk sebagai Ketua, didampingi La Ode Nur Bay sebagai Wakil Ketua, Jumanas Latangkai sebagai Sekretaris, dan Samsiar sebagai Bendahara Umum.

Sementara itu, Aipda La Ode Rahman, S.H., yang menjabat sebagai Kepala Bidang Kepelatihan, menegaskan pentingnya lisensi bagi wasit dan pelatih daerah.

“Pelatih dan wasit wajib memiliki lisensi agar bisa bertugas di Porprov maupun ajang nasional. Dengan ini, metode pembinaan akan lebih profesional dan terarah,” jelasnya.

Kehadiran Kick Boxing Indonesia di Muna Barat diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi lahirnya atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas. (Len)

Facebook Comments Box