
Muna Barat, Datasultra.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Wapae Jaya, Dusun 2, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat (Mubar), menyebabkan sejumlah rumah warga terendam banjir, Jumat malam.
Air bahkan masuk hingga ke area dapur, membuat warga tidak dapat memasak dan menghentikan seluruh aktivitas harian mereka.
Peristiwa ini disebut sebagai banjir terparah dalam beberapa tahun terakhir di wilayah tersebut.
Warga menyebutkan bahwa tidak adanya saluran drainase yang memadai menjadi penyebab utama air hujan tidak mengalir ke sungai dan justru meluap ke pemukiman.
“Biasanya air hanya sampai di halaman,” ujar salah satu warga terdampak. Tapi kali ini air masuk sampai ke dapur. Kami tidak bisa masak, semua aktivitas jadi terhenti,” kata warga.
Menanggapi kejadian ini, Anggota DPRD Muna Barat, I Gede Anggadnyana, langsung turun tangan dengan berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mubar.
Ia menegaskan bahwa situasi ini merupakan kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah.
“Kami telah berkoordinasi dengan BPBD agar ada penanganan langsung di lapangan. Ini situasi darurat yang membutuhkan respons cepat,” ujar I Gede dalam keterangan tertulisnya, Sabtu pagi 19 April 2025.
Lebih lanjut, ia juga menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan solusi jangka panjang demi mencegah bencana serupa di masa mendatang.
“Salah satu solusi yang kami dorong adalah pembangunan dan perbaikan saluran air. Kami akan membahas ini bersama instansi terkait agar ada tindakan nyata,” tegasnya.
Warga Desa Wapae Jaya berharap pemerintah desa hingga kabupaten hadir memberikan solusi konkret. Mereka mendambakan berakhirnya siklus banjir tahunan yang selama ini mengganggu kehidupan dan mengancam keselamatan mereka. (Len)





