BPJS Kesehatan Baubau Goes to Campus: Edukasi Mahasiswa tentang Pentingnya JKN dan Gotong Royong Kesehatan

Dalam rangka meningkatkan literasi publik di kalangan generasi muda, BPJS Kesehatan Cabang Baubau menggelar dialog publik interaktif bertajuk “BPJS Mendengar: Goes to Campus” pada Jumat 13 Juni 2025.
Listen to this article

Baubau, Datasultra.com – Dalam rangka meningkatkan literasi publik di kalangan generasi muda, BPJS Kesehatan Cabang Baubau menggelar dialog publik interaktif bertajuk “BPJS Mendengar: Goes to Campus” pada Jumat 13 Juni 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas, terutama dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Buton.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Baubau, Diah Eka Rini, dalam sambutannya menekankan pentingnya melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan dalam memperluas pemahaman masyarakat tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Mahasiswa bukan hanya calon pemimpin, tapi juga penyambung informasi yang efektif. Kami hadir di kampus untuk menyampaikan secara langsung manfaat, alur layanan, hingga hak dan kewajiban peserta JKN,” ujar Diah.

Diah juga menyoroti transformasi pelayanan BPJS Kesehatan, khususnya dengan hadirnya kanal digital seperti Aplikasi Mobile JKN dan layanan PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp).

Inovasi ini, katanya, bertujuan mempermudah akses informasi dan layanan tanpa harus ke kantor cabang.

“Transformasi mutu layanan adalah komitmen kami. Setiap peserta JKN berhak mendapat pelayanan yang mudah, cepat, dan setara,” jelas Diah.

Salah satu poin penting yang disampaikan dalam dialog adalah filosofi gotong royong dalam sistem JKN.

Diah mencontohkan bahwa satu tindakan operasi caesar bisa terwujud berkat kontribusi iuran dari sekitar 300 peserta sehat, menandakan pentingnya partisipasi rutin masyarakat dalam membayar iuran.

Dialog berlangsung hangat dan interaktif. Mahasiswa banyak menyampaikan pendapat dan bertanya tentang keanggotaan, alur rujukan, hingga prosedur komplain pelayanan. Hal ini menjadi momentum bagi BPJS Kesehatan untuk menyerap aspirasi langsung dari kalangan muda.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Buton, Muhammad Rizal Ardiansah Putra, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, literasi kebijakan publik termasuk jaminan kesehatan sangat penting dimiliki oleh mahasiswa.

“Mahasiswa adalah kelompok produktif tapi juga rentan terhadap risiko kesehatan. Pengetahuan tentang JKN bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tapi juga bagian dari tanggung jawab sosial kita dalam mendukung keberlangsungan sistem berbasis gotong royong ini,” ujar Rizal.

Melalui kegiatan “Goes to Campus” ini, BPJS Kesehatan Cabang Baubau tidak hanya menyampaikan informasi, tapi juga membuka ruang dialog dan mendengar langsung suara generasi muda, sebagai langkah nyata membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya perlindungan jaminan kesehatan. (Sir)

Facebook Comments Box