
Kendari, Datasultra.com – Universitas Halu Oleo (UHO) akhirnya menetapkan Prof. Armid sebagai Rektor terpilih periode 2025–2029 dalam pemilihan tahap kedua yang digelar pada Senin 16 Juni 2025.
Kemenangan Prof. Armid ditentukan secara dramatis dengan selisih hanya satu suara dari pesaing terkuatnya.
Berdasarkan hasil perolehan suara, Prof. Armid yang kini menjabat sebagai Wakil Rektor IV UHO meraih 31 suara, unggul tipis dari Prof. Takdir Saili (Direktur Pascasarjana UHO) yang mengantongi 30 suara, dan Prof. Ruslin (Dekan Fakultas Farmasi) yang mendapat 13 suara.
Total suara dalam pemilihan ini berjumlah 74 suara, terdiri dari suara senat dan 35 persen suara dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Dengan hasil tersebut, Prof. Armid dipastikan akan menahkodai UHO selama empat tahun ke depan.
Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bidang Riset dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, turut hadir dan menyampaikan apresiasinya terhadap kelancaran proses pemilihan.
“Pimpinan boleh berganti, jabatan boleh berganti, tapi perjuangan untuk mencerdaskan anak bangsa tidak boleh berhenti. Kampus harus terus berperan dalam menciptakan generasi unggul ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Rektor UHO, Prof. Weka Widayati, mengungkapkan bahwa tahapan selanjutnya adalah kelengkapan administrasi yang akan segera dikirim ke kementerian untuk mendapat penetapan dan pelantikan resmi.
“Waktunya kita serahkan ke kementerian, namun kami berharap proses pelantikan bisa dilaksanakan sebelum tanggal 2 Juli 2025,” ujarnya.
Ia juga berharap hasil pemilihan ini dapat diterima semua pihak, mengingat prosesnya berlangsung demokratis dan kondusif sejak awal hingga akhir.
Dengan terpilihnya Prof. Armid, UHO diharapkan mampu melanjutkan berbagai program strategis serta memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di kawasan timur Indonesia. (N1)





