
Buton Selatan, Datasultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan berencana mengombinasikan penggunaan kabel transmisi dan kabel bawah laut untuk meningkatkan pasokan listrik di Kecamatan Kepulauan, termasuk Pulau Kadatua, Liwuto Ngkidi, dan Siompu.
Langkah ini diambil untuk menjamin pasokan listrik yang lebih stabil hingga 24 jam di wilayah tersebut.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Buton Selatan, La Ode Darussalam, menjelaskan bahwa penggunaan kabel bawah laut dipilih untuk menghubungkan wilayah Sulaa (Baubau) dengan Pulau Kadatua mengingat lokasi tersebut merupakan jalur transportasi laut aktif ke Indonesia Timur.
Sementara itu, kabel transmisi akan dibentangkan dari ujung Pulau Kadatua, melintasi Liwuto Ngkidi, hingga mencapai Pulau Siompu.
“Ini salah satu alternatif, mungkin akan hybrid, digabung antara transmisi dan kabel bawah laut,” ujarnya.
Proyek ini diperkirakan membutuhkan pembangunan sekitar 12 tower transmisi untuk mendistribusikan listrik secara merata.
Langkah ini merupakan upaya strategis Pemkab Buton Selatan untuk memastikan pasokan listrik yang memadai hingga ke daerah pelosok.
Manager Jaringan PLN ULP Kota Baubau Merdin Kasim menyatakan bahwa pihaknya mendukung rencana Pemkab dengan membentuk tim kerja bersama untuk menyusun proposal pembangunan infrastruktur kelistrikan.
Saat ini, fokus peningkatan listrik di Buton Selatan masih terpusat di Kecamatan Batu Atas, di mana durasi pasokan listrik telah ditingkatkan dari 6 jam menjadi 12 jam per hari.
Namun, Merdin menegaskan bahwa proyek kabel lintas pulau ini masih dalam tahap perencanaan.
“Nanti setelah perencanaan rampung, baru kita bicara teknisnya,” jelasnya. (Rk)





