Antisipasi Gejolak Harga, Pemkab Busel Siapkan 124 Ton Beras untuk Warga

Pemkab Busel Cek Fisik Beras di Bulog Wangkanapi Baubau, foto: Rk/Datasultra.com
Listen to this article

Buton Selatan, Datasultra.com – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) mengambil langkah cepat dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga pangan dengan memastikan ketersediaan stok beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Pada Kamis 17 Juli 2025, dilakukan pengecekan fisik terhadap stok bantuan beras di Gudang Bulog Wangkanapi, Kota Baubau.

Penjabat Sekretaris Daerah Busel, La Ode Darussalam, yang memimpin langsung peninjauan tersebut, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keakuratan distribusi bantuan kepada masyarakat.

“Kami meninjau langsung ketersediaan beras yang akan segera disalurkan kepada masyarakat Buton Selatan,” ujarnya.

Bantuan CPP tersebut diperuntukkan bagi 6.000 penerima manfaat, dengan total beras yang akan disalurkan mencapai 124 ton selama periode Juni hingga Juli 2025.

“Setiap bulan akan disalurkan sebanyak 62 ton, sehingga total dua bulan mencapai 124 ton,” jelas Darussalam.

Darus mengungkapkan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Buton Selatan saat ini tercatat tertinggi di Sulawesi Tenggara, yakni 2,95 persen. Angka ini mengungguli Kabupaten Muna (2,37 persen) dan Konawe Selatan (2,25 persen).

Karena itu, ia menekankan pentingnya percepatan distribusi bantuan agar dampaknya segera dirasakan oleh masyarakat.

“Kami berharap penyaluran ini bisa dilakukan secepat mungkin. Setiap keluarga akan menerima 10 kilogram beras, yang didistribusikan secara sistematis,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Busel, Isur Hanafsan, memastikan bahwa stok beras yang tersedia saat ini mencukupi untuk kebutuhan dua bulan ke depan.

“Ini sudah terprogram dan disiapkan dengan baik,” tegasnya.

Isur juga menegaskan kesiapan Pemkab Busel untuk menggelar pasar murah apabila terjadi lonjakan harga bahan pangan.

“Kami akan berkoordinasi dengan Bulog untuk menentukan waktu pelaksanaan dan jumlah kebutuhan yang akan disiapkan,” pungkasnya. (Rk)

Facebook Comments Box