
Baubau, Datasultra.com – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, Pemerintah Kota Baubau akan kembali menggelar Lomba Gerak Jalan Indah yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 11 hingga 13 Agustus, dengan titik start di halaman MAN Baubau dan finish di Rumah Jabatan Wali Kota.
Asisten I Setda Kota Baubau, La Ode Aswad, menyampaikan bahwa kegiatan ini terbuka bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, kecamatan, kelurahan, hingga organisasi masyarakat seperti Karang Taruna, alumni, dan forum-forum lainnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh peserta wajib mengikuti petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan oleh panitia.
“Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk ikut serta dan merasakan semarak kemerdekaan ini. Tapi, kami tekankan agar pelaksanaannya tetap dalam koridor etika dan aturan, termasuk dalam penggunaan yel-yel,” ujar La Ode Aswad, Rabu 6 Agustus 2025.
Ia mengingatkan bahwa yel-yel yang digunakan selama lomba tidak boleh mengandung unsur SARA, kekerasan, atau provokasi.
Sebaliknya, yel-yel harus mencerminkan semangat perjuangan, nasionalisme, serta nilai-nilai luhur yang sesuai dengan tema peringatan tahun ini yakni kedaulatan.
“Yel-yel seharusnya membangkitkan semangat, menghargai perjuangan para pahlawan, dan bisa dikaitkan dengan visi-misi Kota Baubau sebagai kota budaya, cerdas, ramah, sejahtera, dan bermartabat. Jangan sampai malah menyinggung suku, agama, ras, atau golongan tertentu,” tegasnya.
La Ode Aswad juga menyoroti adanya sejumlah yel-yel yang dalam dua hari terakhir dinilai telah keluar dari harapan pemerintah.
Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh camat dan lurah untuk memberikan edukasi kepada peserta di wilayah masing-masing tentang pentingnya menjaga kualitas dan isi yel-yel yang ditampilkan.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan agar para peserta, khususnya para pemuda dan Karang Taruna yang melakukan latihan di jalan raya, tetap memperhatikan kenyamanan pengguna jalan lainnya.
“Kita beri ruang kepada adik-adik untuk menggunakan jalan, tapi jangan sampai mengganggu. Dua-duanya harus berjalan, baik latihan maupun aktivitas masyarakat umum,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati, Pemerintah Kota Baubau berharap Lomba Gerak Jalan Indah tahun ini dapat menjadi ajang ekspresi positif yang membangkitkan rasa cinta tanah air, serta menguatkan persatuan di tengah masyarakat. (Sir)





