
Jakarta, Datasultra.com – Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc, mewakili Wali Kota Baubau menghadiri kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Kepala Daerah se-Sulawesi Tenggara terkait pembangunan sistem meritokrasi instansi daerah (Merit System) yang digelar di Aula Gedung I Lantai 5 Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta, Kamis 2 Oktober 2025.
Dalam kegiatan tersebut, Wawali Baubau didampingi oleh Kepala BKPSDM Kota Baubau, Ir. Wa Ode Muhibbah Suryani, M.Si. Penandatanganan komitmen bersama dilakukan antara Kepala BKN dan para Kepala Daerah Provinsi, Kabupaten, serta Kota dalam lingkup wilayah kerja Kantor Regional IV BKN, yang mencakup wilayah Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat. Kegiatan itu turut disaksikan langsung oleh Gubernur Sultra, H. Andi Sumangerukka.
Kepala BKPSDM Kota Baubau, Ir. Wa Ode Muhibbah Suryani, M.Si, dalam siaran persnya menjelaskan bahwa penandatanganan komitmen bersama seluruh kepala daerah se-Sultra merupakan bentuk nyata penguatan tata kelola pemerintahan daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Komitmen ini diwujudkan melalui akselerasi penerapan manajemen talenta ASN yang dituangkan dalam tiga poin utama,” ungkapnya.
Pertama, pemerintah daerah berperan aktif dalam membangun manajemen talenta instansi melalui sistem yang transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Kedua, menyiapkan sistem informasi manajemen talenta ASN melalui dukungan penyediaan data kinerja, potensi, dan kompetensi aparatur yang akurat untuk mempercepat implementasi manajemen talenta instansi.
Ketiga, menyiapkan rancangan kebijakan dan strategi pengelolaan talenta secara terintegrasi guna mewujudkan pengelolaan sumber daya manusia ASN berdasarkan prinsip meritokrasi.
Lebih lanjut, Wa Ode Muhibbah menyampaikan bahwa Kepala BKN menegaskan posisi BKN sebagai “bapak ASN” yang memberikan pelayanan kepegawaian cepat dan berlandaskan filosofi “melayani sebagaimana kita ingin dilayani.”
“Tugas BKD dan BKPSDM adalah melindungi karier ASN serta menyiapkan SDM yang berkualitas untuk mewujudkan Asta Cita dan visi-misi kepala daerah yang merupakan janji politik saat kampanye. Instrumen objektif yang digunakan dalam menyiapkan SDM tersebut adalah Manajemen Talenta,” jelasnya.
Dengan penandatanganan komitmen bersama ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara semakin optimal dalam menerapkan prinsip meritokrasi demi terciptanya birokrasi yang profesional dan berintegritas. (Sir)





