
Baubau, Datasultra.com – Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, menyampaikan pidato dalam rapat paripurna istimewa memperingati Hari Jadi ke-484 Kota Baubau sekaligus HUT ke-24 sebagai daerah otonom, yang digelar di Gedung DPRD Kota Baubau, Kamis 16 Oktober 2025.
Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Baubau, Ardin Jufri, dan dihadiri seluruh anggota DPRD. Turut hadir Wali Kota Baubau periode 2022–2023 La Ode Ahmad Monianse, Wakil Wali Kota Hamsinah Bolu, Pj Sekda Amril Tamim, jajaran Forkopimda, pejabat eselon II, camat, lurah, serta pimpinan instansi vertikal.
Dalam pidatonya, Wali Kota Yusran menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan bagi Kota Baubau.
Ia menegaskan bahwa semangat juang dan pengabdian generasi terdahulu menjadi inspirasi untuk melanjutkan cita-cita menjadikan Baubau sebagai kota budaya yang sejahtera.
“Tema peringatan tahun ini, Taposaa Sangu To Baubau Moporiaroana, mencerminkan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan kota. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan 2025–2029, yaitu Kota Berbudaya yang Ramah, Cerdas, Sejahtera, dan Bermartabat,” ujar Yusran.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam mewujudkan Baubau sebagai kota yang semakin unggul di Sulawesi Tenggara.
Dalam kesempatan tersebut, Yusran memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah.
Ia menyebut, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Baubau kini mencapai 79,61 poin, menempati posisi kedua tertinggi di Sulawesi Tenggara dan melampaui rata-rata nasional.
Tingkat kemiskinan juga berhasil ditekan menjadi 6,83 persen dari sebelumnya 7,4 persen, dengan rata-rata garis kemiskinan sebesar Rp462.878.
Penurunan ini didorong oleh program pengentasan kemiskinan ekstrem, penguatan UMKM, penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, serta peningkatan ketahanan pangan.
Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 3,99 persen dari 4,17 persen pada tahun sebelumnya, berkat pelaksanaan pelatihan vokasional, pengembangan usaha dan koperasi, serta kemudahan layanan perizinan.
Dari sisi ekonomi, pertumbuhan hingga triwulan kedua tahun 2025 tercatat sebesar 4,88 persen, ditopang oleh sektor perdagangan dan jasa.
Namun demikian, Wali Kota mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi pelambatan di sektor primer dan sekunder serta laju inflasi yang masih perlu dikendalikan.
Selain itu, Pemkot Baubau terus memperkuat pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur, antara lain melalui revitalisasi ruang publik, penataan area pedestrian, pengembangan ruang kuliner, serta penyediaan fasilitas umum yang lebih representatif.
Dari aspek tata kelola pemerintahan, Yusran menyebut bahwa komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik dan integritas ASN terus diperkuat. Hasilnya, Indeks Reformasi Birokrasi Kota Baubau kini mencapai 67,99 poin.
Di bidang lingkungan hidup, Pemkot juga berhasil menjaga keseimbangan ekosistem dengan capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup sebesar 77,24 poin, menempatkan Baubau di peringkat keenam nasional dengan kategori baik dan berkelanjutan.
Menutup pidatonya, Yusran menegaskan bahwa momentum hari jadi Kota Baubau menjadi pengingat untuk terus bekerja bersama membangun daerah yang ramah, cerdas, sejahtera, dan bermartabat.
“Mari kita junjung tinggi nilai-nilai Sara Pataanguna sebagai warisan leluhur dengan semangat gotong royong. Dengan kebersamaan dan kerja keras, kita yakin Kota Baubau akan semakin terdepan dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” pungkasnya. (Sir)





