
Baubau, Datasultra.com – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau terus berinovasi dalam upaya pembinaan dan pemberdayaan klien pemasyarakatan.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui kolaborasi dengan Bandara Betoambari Baubau untuk memperkenalkan produk kreatif khas daerah bertajuk Butonik.
Produk Butonik merupakan hasil pembinaan kemandirian yang mengangkat kearifan lokal Buton.
Produk tersebut mencakup berbagai olahan pangan khas daerah hingga karya kreatif yang memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern.
Melalui kerja sama ini, pihak Bandara Betoambari menyediakan ruang khusus di area terminal untuk memamerkan dan memasarkan produk-produk hasil karya klien pemasyarakatan.
Kepala Bapas Kelas II Baubau, Nasirudin menjelaskan bahwa kerja sama tersebut tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap program kemandirian klien, tetapi juga langkah strategis dalam membangun citra positif lembaga pemasyarakatan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa hasil karya klien memiliki nilai jual dan dapat berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi kreatif daerah,” ujarnya.
Melalui sinergi antara Bapas Baubau dan Bandara Betoambari, diharapkan Butonik semakin dikenal luas oleh masyarakat, wisatawan, dan pengguna jasa bandara.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi simbol kreativitas serta semangat perubahan bagi para klien pemasyarakatan untuk kembali berdaya di tengah masyarakat. (Sir)





