
Kendari, Datasultra.com – Dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2025, Kota Baubau kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Kota yang dikenal dengan slogan Baubau Smart City itu menerima penghargaan Swasti Saba Wistara, predikat tertinggi dalam penilaian Kota Sehat yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Dr. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, dan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc, dalam acara puncak HKN yang berlangsung di Kantor Gubernur Sultra, Kompleks Bumi Praja Anduonohu, Kendari, Rabu 12 November 2025.
Dalam keterangannya, Wa Ode Hamsinah Bolu mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa penghargaan Swasti Saba Wistara merupakan hasil dari proses panjang penilaian dan verifikasi yang dilakukan setiap dua tahun sekali.
“Kota Baubau telah aktif mengikuti ajang penilaian Kota Sehat ini selama sembilan tahun berturut-turut. Pencapaian Swasti Saba Wistara menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan masyarakat Baubau dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Hamsinah.
Diketahui, pada ajang Kota Sehat Nasional Tahun 2025, hanya 64 daerah di Indonesia yang diusulkan untuk meraih predikat tertinggi Swasti Saba Wistara.
Dari Provinsi Sulawesi Tenggara, Kota Baubau dan Kota Kendari berhasil meraih penghargaan tersebut, sementara Kabupaten Kolaka Utara memperoleh predikat Swasti Saba.
“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi dan semangat baru bagi Pemerintah Kota Baubau untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Penghargaan Swasti Saba Wistara sendiri diberikan kepada pemerintah daerah yang berhasil mewujudkan kondisi kota atau kabupaten yang bersih, aman, nyaman, dan sehat melalui penerapan berbagai tatanan kehidupan, mulai dari permukiman, sarana prasarana umum, hingga perilaku masyarakat yang mendukung kesehatan lingkungan. ( Sir)





