Buton Utara, Datasultra.com – Ayudin alias Piiku (42), nelayan asal Desa Torombia Kecamatan Kulisusu Utara, Buton Utara, Sulawesi Tenggara, belum juga kembali dari melaut. Operasi pencarian telah dilakukan oleh tim SAR gabungan hingga memasuki hari ke tujuan tetapi korban belum ditemukan.
Korban pergi melaut pada Kamis 1 Oktober 2026. Biasanya, korban sudah mulai bersiap sejak dini hari menggunakan longboat untuk mencari gurita di sekitar perairan Desa Torombia. Sejak kepergiannya itu, korban belum juga kembali ke rumah.
Pihak keluarga dibantu masyarakat sekitar dan tim SAR berupaya melakukan pencarian. Namun, mereka hanya menemukan longboatnya, korban diduga terjatuh dari longboat di sekitar perairan Torombia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Amiruddin mengatakan, hasil operasi SAR hari ke tujuh kecelakaan kapal terhadap 1 orang nelayan yang diduga terjatuh dari longboat di sekitar perairan Torombia dengan hasil nihil.
“Hingga memasuki pukul 14.20 Wita pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan hasil nihil,” ujar Amiruddin dalam keterangan persnya, Rabu, 14 Oktober 2026.
Mantan Kakansar sorong ini menyampaikan bahwa mengingat operasi SAR telah memasuki hari ke tujuh dan tanda-tanda keberadaan korban tidak ditemukan. Operasi SAR ini dinyatakan ditutup, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan kekesatuannya masing-masing.
“Operasi SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda-tanda keberadaan korban,” pungkasnya. (Ld)

