Senin, November 2, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

Dukung Swasembada Pangan di Tengah El Nino, Gubernur ASR Pimpin Panen Raya di Koltim

Kolaka Timur, Datasultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memimpin Panen Raya Padi Sawah di Desa Iwoikondo, Kecamatan Loea, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sabtu sore 31 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat produksi pertanian dan mendukung pencapaian swasembada pangan, terutama di tengah ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino.

Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa ASR itu mengungkapkan rasa syukur karena petani masih mampu menghasilkan panen di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

“Kita patut bersyukur, di tengah-tengah kondisi kekeringan yang berkepanjangan, pada sore ini kita masih bisa melakukan kegiatan panen padi,” ungkapnya.

ASR menyebutkan, Kolaka Timur memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan di Sultra. Daerah tersebut menyumbang sekitar 16 persen dari total ketersediaan padi di provinsi ini.

Karena itu, menurutnya, peningkatan produksi pertanian harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur pendukung, khususnya akses jalan dan jaringan irigasi.

“Tadi saya melihat akses jalan menuju ke tempat ini masih perlu menjadi perhatian kita bersama. Ke depan, infrastruktur jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi akan kita tuntaskan, dan infrastruktur jalan yang menjadi tanggung jawab kabupaten tolong juga diselesaikan,” tegasnya.

Selain infrastruktur, Gubernur juga mendorong petani mengembangkan pola pertanian yang lebih modern dengan memanfaatkan teknologi. Ia berharap sektor pertanian dapat menjadi profesi yang menjanjikan secara ekonomi.

“Ke depan, bertani bukan hanya pekerjaan biasa tetapi harus menjadi profesi. Dengan begitu, profesi ini dapat memberikan penghasilan yang jauh lebih besar, terlebih lagi jika didukung pendekatan teknologi dan infrastruktur irigasi sehingga yang awalnya dalam setahun hanya bisa panen dua kali bisa menjadi empat kali,” jelasnya.

Mengantisipasi perubahan iklim, ASR juga meminta pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan mulai mempersiapkan langkah menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Berdasarkan proyeksi BMKG yang disampaikannya, kondisi kekeringan pada tahun ini diperkirakan berlanjut dengan potensi curah hujan tinggi pada tahun berikutnya.

“Berdasarkan data dari BMKG, tahun ini kita mengalami kekeringan, namun tahun depan diprediksi akan ada curah hujan tinggi yang berpotensi banjir. Oleh karena itu, mulai saat ini perlu dipersiapkan segala sesuatunya termasuk penampungan air, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal,” imbaunya.

Gubernur juga berharap membaiknya harga gabah di tingkat petani dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku sektor pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra, Prof. Dr. Ir. Muhammad Taufik, M.Si., menegaskan pemerintah provinsi akan terus memberikan pendampingan kepada petani guna meningkatkan produktivitas pertanian.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani, penyuluh pertanian, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap peningkatan produksi padi di Kolaka Timur.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akan terus hadir membantu petani. Pada kesempatan yang baik ini kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, serta semua pihak yang telah berkontribusi terhadap peningkatan produksi panen di Kabupaten Kolaka Timur,” ujarnya.

Panen raya tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Dapil Sultra Jaelani, Sekda Provinsi Sultra, pimpinan dan anggota DPRD Koltim, Forkopimda, Ketua TP-PKK Provinsi Sultra, Kepala BPS Sultra, Kepala Perum Bulog Sultra, jajaran pemerintah daerah, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Prof. Taufik berharap kegiatan panen raya tersebut semakin memotivasi petani untuk meningkatkan produksi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Semoga panen raya ini membawa keberkahan dan meningkatkan semangat para petani untuk semakin termotivasi dalam meningkatkan produksi pertanian di daerah kita menuju masyarakat Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius,” pungkasnya. (As)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER