
Kendari, Datasultra.com – Masa Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi dan Lukman Abunawas (AMAN) sisa hitung hari yang akan berakhir masa jabatan kepemimpinannya selama 5 Tahun.
“2019 kita tau bahwa dunia sedang dilanda dengan Covid-19 yang memukul seluruh sendi kehidupan bangsa dan Negara. Jika dihitung dari tahun 2019 ke 2021 itu masa Covid-19. Praktis Ali Mazi dan Lukman memimpin Sultra hanya sisa dua tahun terakhir yaitu 2022 dan 2023. Dan ini sebentar lagi akan selesai,” kata Ketua Komisi III DPRD Sultra, Suandi Andi.
Kata dia, hal yang menarik dalam terobosan dan akselerasi pembangunan yang dilakukan pasangan AMAN adalah beberapa mega proyek yang telah diresmikan seperti Rumah Sakit Jantung Oputa Yii Koo, Jalan Wisata Kendari ke Toronipa, dan Perpustakaan Modern.
Kemudian, yang belum diselesaikan ada beberapa hal yaitu Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur dan ada beberapa catatan di Komisi III DPRD Sultra tentang beberapa ruas jalan provinsi yang belum tuntas.
“Saya memahami bahwa ini adalah kesulitan daerah, bukan karena kelemahan dari manajerial kepemimpinan Ali Mazi dan Lukman Abunawas. Karena kami tahu di tahun 2019 hingga 2022 ini luar biasa, kesulitan ekonomi bangsa sampai membangun tiga proyek ini yang sumbernya dari utang di SMI,” ujarnya.
Ini sebuah legacy besar yang dikaryakan oleh dua pemimpin kepada anak bangsa di Sulawesi Tenggara. Menurutnya, Rumah Sakit Jantung dan Perpustakaan Modern adalah investasi di dunia pendidikan dan kesehatan tidak bisa dihitung dengan uang.
Karena terkait dengan kemanusiaan dan keselamatan banyak orang. Perpustakaan Modern ini terlihat megah yang memiliki keindahan di seluruh Indonesia.
“Tapi saya tidak bertanya seperti itu, tapi bagaimana perpustakaan itu bermanfaat bagi generasi kita. Mahal pendidikan itu loh, aritnya legacy betul-betul karena di undang-undang mengatakan bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa dan ini diaplikasikan di Sulawesi Tenggara,” bebernya. (Rk)





