
Kendari, Datasultra.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal menerapkan pelatihan program keahlian ganda dalam memenuhi kebutuhan guru produktif di wilayah Bumi Anoa Sultra.
Meskipun program tersebut masih menjadi wacana, namun program itu akan diterapkan pada tahun 2025, sebab ada beberapa pertimbangan dalam menerapkan pelatihan tersebut.
Kabid SMK Dikbud Sultra, J H. Bawondes menuturkan, program ini untuk mempersiapkan pelatihan guru umum yang bisa menjadi guru produktif.
Mengingat, Sultra membutuhkan guru produktif, namun disisi lain kebutuhan itu masih kurang.
“Kami telah mewacanakan program yang dulu ada, kedepannya kita akan latih guru umum menjadi guru produktif,” tuturnya kepada media ini.
Kata dia, syarat menjadi guru tidak mesti lulusan pendidikan atau keguruan FKIP, tetap fakultas lainnya bisa menjadi guru dengan mempunyai akta mengajar.
Seperti bagi sarjana teknik atau pertanian, saat ini bisa menjadi guru produktif karena sesuai dengan bidang kejuruan. Hal itu memungkinkan karena ada aturannya.
“Selama ini tidak ada masalah, terlebih ketika mereka sudah memenuhi syarat dan masuk database dapodik, artinya ini bisa,” pungkasnya. (Rk)





