
Baubau, Datasultra.com- Penanganan kemiskinan ekstrem di Kota Baubau merupakan salah satu program dari delapan program prioritas Pj Wali Kota Baubau Dr Muhammad Yasman Manafi pada tahun 2024 ini.
Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau mulai bergerak melakukan intervensi terhadap kemiskinan ekstrem tersebut, salah satunya Dinas Sosial (Dinsos) Kota Baubau.
OPD (Dinsos Kota Baubau) yang dipimpin oleh Hanarudin selaku Kepala Dinas (Kadis) tersebut kembali memprogramkan pemenuhan konsumsi pangan sebagai salah satu upaya menangani kemiskinan ekstrem.
Kepala Dinsos Kota Baubau, Hanarudin menuturkan, penanganan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu dari delapan program prioritas Penjabat Wali Kota Baubau, Muhammad Rasman Manafi.
Kata dia, program pemenuhan konsumsi pangan itu berupa pemberian sembako kepada lima aspek sasaran yaitu disabilitas terlantar, anak terlantar, lansia terlantar, pengemis dan gempeng serta korban bencana alam dan bencana sosial.
“Jadi yang kita lakukan berupa pemenuhan dari sisi konsumsinya berupa pemberian beras, telur, mie instan, minyak goreng dan gula,” tutur Kepala Dinsos Kota Baubau, Hanarudin diruang kerjanya, Jumat 2 Februari 2024.
Mantan Kasat Pol PP Kota Baubau ini menjelaskan, waktu penyaluran sembako tersebut fleksibel. Namun, pihaknya selalu berupaya merampungkan paling terlambat setiap bulan September.
Kata Hanarudin, penerima manfaat program tersebut di data oleh pihak kelurahan dengan syarat tidak terdaftar sebagai penerima bantuan program pemerintah pusat serta belum pernah memperoleh bantuan program Dinsos Kota Baubau.
“Jadi kita prioritaskan yang itu dulu, sehingga kalau datanya dikirim (oleh Kelurahan) kita periksa lagi disini untuk kita sesuaikan dengan data tahun kemarin,” katanya.
Hanarudin menambahkan, warga kategori miskin ektrem di Kota Baubau sekitar 2,3 ribuan orang. Jumlah ini menurun dari sebelumnya sekitar 9 ribuan orang, setelah dilakukan validasi lapangan oleh pihak kelurahan tahun 2023 lalu.
“Warga ini (2,3 ribuan) juga telah terkaver dalam pembagian beras bantuan cadangan pangan pemerintah yang disalurkan baru-baru ini dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari,” pungkasnya. (adv)





