
Kendari, Datasultra.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menurunkan personilnya untuk membantu pembersihan sampah dan lumpur pasca banjir di Kecamatan Kampung Salo Kota Kendari, Senin 11 Maret 2024.
Hal ini sebagai tindak lanjut instruksi Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto untuk terus memantau penanganan dampak banjir saat meninjau lokasi terdampak banjir di Kampung Salo, Sabtu 9 Maret 2024 lalu.
Gotong royong pembersihan dipimpin Sekda Provinsi Sultra Asrun Lio bersama-sama personil Satpol PP, Dinas Cipta Karya, PUPR, Dinas SDA & Binamarga, Damkar Kota Kendari, serta menggandeng Mahasiswa UHO, dan para Relawan yang berjumlah kurang lebih 150 orang.
“Atas instruksi bapak Pj Gubernur, hari ini kami terjun langsung ke lapangan untuk membantu warga membersihkan sampah dan lumpur pasca banjir. Alhamdulillah para Mahasiswa dan Relawan turut serta juga dalam pembersihan ini,” tutur Asrun.
Teragenda, kegiatan ini akan terus dilakukan hingga sampah dan lumpur yang menumpuk dapat dibersihkan.
“Dampak banjir yang membawa endapan lumpur dan sampah membuat aktivitas warga terganggu, hal ini harus menjadi perhatian penuh dari seluruh komponen untuk Saudara-Saudara kita warga terdampak banjir hingga sampah dan lumpur dampak dibersihkan,” katanya.
Dalam kesempatan ini, Sekda Provinsi Sultra juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membantu pembersihan pasca banjir sehingga Saudara-Saudara yang terdampak dapat menjalani Bulan Suci Ramadan 1445 H dengan tenang dan bersih.
“Atas nama Pemerintah Provinsi, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama bergotong royong membantu pembersihan pasca banjir di Kota Kendari. Hal ini semata-mata sebagai bentuk kepedulian kita, agar Saudara-Saudara kita yang terdampak dapat menjalani Bulan Suci Ramadan dengan tenang dan bersih,” ucapnya.
“Kami juga mengajak Pegawai Pemprov untuk mengumpulkan pakaian layak pakai pada saat apel pagi Rabu mendatang, selanjutnya akan kami salurkan kepada warga terdampak. Insya Allah hal ini dapat membantu meringankan beban masyarakat,” tutup Asrun. (As)





