
Unaaha, Datasultra.com – PT VDNI dan PT OSS, perusahaan asal China yang bergerak di bidang smelter nikel di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sultra, turut memperingati Hari Buruh Internasional, Senin 1 Mei 2023.
Wakil Deputi General Manager PT OSS, Mr Wu Qian Yuan menuturkan, sejak berinvestasi di Sultra, perusahaan berkembang dengan pesat. Momentum Hari Buruh Internasional, manajemen telah melihat banyak tenaga kerja yang memiliki potensi dan berprestasi.
“Melalui Hari Buruh ini, potensi karyawan akan terus kita kembangkan. Dengan potensi karyawan yang berprestasi akan mampu mendukung perkembangan perusahaan untuk lebih maju dan juga meningkatkan kesejahteraan karyawan yang lebih baik,” tutur Mr Wu.
Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi Sultra LM Ali Haswandy menambahkan, dengan hadirnya dua perusahaan yang bergerak di bidang smelter di Sultra mampu memberikan penyerapan tenaga kerja yang signifikan.
Kata dia, hal tersebut dapat dilihat dari data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di tahun 2019-2020, Tenaga Kerja Asing (TKA) PT VDNI mencapai 2.600 orang. Namun pada tahun 2022 angka itu menurun menjadi 632 orang. Penurunan angka itu karena rekrutmen Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang cukup besar.
“Perusahaan ini bisa membantu penyerapan tenaga kerja. Jumlah penggangguran teratasi karena VDNI dan OSS mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 28 ribuan tenaga kerja sehingga ada perputaran ekonomi masyarakat di Sultra,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya berharap antara pekerja, pemerintah dan perusahaan membangun kebersamaan dalam mewujudkan dunia kerja yang harmonis.
“Saya ingin menitipkan kepada karyawan PT VDNI dan OSS di Hari Buruh ini untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja,” ucapnya.
Hal senada, Ketua Serikat Buruh Karyawan PT OSS Muh Odon menjelaskan, Hari Buruh ini lahir melalui jalan dan proses panjang. Serikat Buruh Karyawan PT OSS merupakan organisasi yang independen dalam membangun sinergitas karyawan bersama perusahaan.
“Kami berpesan, pemerintah tetap independen dalam menyikapi perburuhan di Sultra dan perusahaan. Tanpa merugikan buruh dan perusahaan. Buruh sejahtera perusahaan maju,” tandas Odon.(Rk)





