
Baubau, Datasultra.com- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Baubau menyisir sekolah-sekolah yang ada di kota itu untuk melakukan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Kepala DP3A Kota Baubau, Abdul Rahman menuturkan, sejauh ini sudah ada 10 sekolah yang pihaknya masuki untuk sosialisasi terdiri dari SD, SMP hingga SMA/SMK.
Banyak hal yang dibahas, lanjut dia, mulai dari pencegahan dan perlindungan kekerasan terhadap anak. Hingga sosialisasi pencegahan perkawinan anak di SMP dan SMA.
Kata dia, sosialisasi ini agar bagaimana di sekolah itu tidak terjadi kekerasan, apakah itu perorangan atau kelompok yang kemudian bisa menimbulkan tawuran dan itu di cegah lewat sosialisasi ini.
“Termasuk pencegahan kekerasan seksual. Bagaimana kita sampaikan kepada para siswa untuk mengetahui tanda-tanda akan terjadinya kekerasan,” ujarnya, Senin 8 Juli 2024.
Dalam sosialisasi tersebut juga DP3A Kota Baubau berharap para anak didik ini menjadi pelapor dan pelopor di sekolahnya masing-masing.
Selain itu, pihak sekolah juga diharapkan bagaimana menciptakan situasi lingkungan yang sehat yang bisa membuat anak-anak ini nyaman.
Kenyamanan yang dimaksud, bagaimana kondisi lingkungan belajarnya, sanitasinya cukup, dan bersih toiletnya dan harus disiapkan/pisahkan antara perempuan dan laki-laki.
“Sehingga apa yang menjadi kebutuhan anak di sekolah itu bisa terpenuhi. Selain itu, kita berharap juga dalam pengambilan kebijakan bisa melibatkan para orang tua siswa atau komite, dan melibatkan juga anak di sekolah itu,” tandasnya. (Sir)





