7 Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Hilang di Pantai Jodoh Dihentikan

Operasi pencarian terhadap nelayan yang dilaporkan hilang Perairan Pantai Jodoh, Kabupaten Batauga, Buton Selatan, resmi ditutup.
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com – Operasi pencarian La Hamidu (57), nelayan yang dilaporkan hilang Perairan Pantai Jodoh, Kabupaten Batauga, Buton Selatan, resmi dihentikan.

Pencarian korban tak membuahkan hasil setelah tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian selama tujuh (7) hari.

“Pencarian dihentikan mengingat operasi SAR telah memasuki hari ke-7 dan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ucap Kapala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari, Amiruddin AS, Jumat, 16 Agustus 2024.

Mantan Kepala KPP Sorong ini menjelaskan bahwa setelah dilakukan evaluasi dan koordinasi bersama pihak-pihak terkait termasuk keluarga korban, operasi SAR terhadap nelayan yang belum kembali dari melaut dengan menggunakan longboat di sekitar Perairan Pantai Jodoh dinyatakan ditutup.

“Operasi SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat pergi memancing ikan menggunakan longboat di sekitar Pantai Jodoh sejauh 1 NM, Jumat 9 Agustus 2024 pukul 05.00 Wita.

Namun, hingga sore hari korban belum kembali ke rumah. Biasanya, korban pulang dari melaut siang hari. Pihak keluarga bersama masyarakat setempat sudah berupaya melakukan pencarian hingga malam hari tapi tidak membuahkan hasil. (Ld)

Facebook Comments Box