Lawama: Pembahasan Anggaran Perubahan APBD 2024 Tidak Sakral

Anggota DPRD Kendari, La Ode Lawama. Rabu 11 September 2024. Foto : Rk/Datasultra.com
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, La Ode Lawama menganggap Raperda pembahasan anggaran perubahan APBD tahun 2024 tidak sakral.

Rabu 11 September 2024, DPRD Kendari menggelar Raperda tentang perubahan APBD dan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD tentang perubahan APBD kota Kendari tahun 2024.

Ia mengatakan, proses pembahasan APBD Kota Kendari 2024 seharusnya dianggap sakral, sebab berbicara kepentingan orang banyak dan uang besar yang dibahas serta dihadiri oleh camat, asisten pemerintah kota dan unsur terkait.

“Seharusnya pembahasan APBD sakral karena berbicara kepentingan orang banyak. Harusnya orang yang hadiri dulu camat, kepala bagian, kepala bidang, asisten itu hadir. Tapi yang ini hadir ya bisa dihitung dengan jari, jadi saya anggap ini tidak sakral, tidak seperti biasa,” ucap Lawama dari fraksi PDIP.

Menurutnya, era wali kota sebelum dijabat Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Muhammad Yusup bahwa dalam pembahasan anggaran perubahan APBD dianggap sangat sakral. Tetapi sekarang pembahasan seperti biasa saja padahal pembahasan bukan biasa saja tapi hal luar biasa.

“Kalau dulu itu masih era wali kota sebelumnya menurut kami itu sangat sakral. Dan teman-teman juga mengakui itu. Pembahasan ini mengenai uang yang mana pada saat proses pembahasan teman SKPD apa semua harus bisa menanggapi apa yang kita sampaikan,” jelasnya.

Meskipun tidak ada kerenggangan antara dewan dan pemerintah kota. Namun, menurut Lawama, pembahasan anggaran APBD kota Kendari ada keanehan yang dirasakan.

“Kerenggangan tidak ada hanya mengalami keanehan, ada apa begitu. Yang hadir cuman berapa saja dari seluruh pejabat yang ada,” pungkasnya. (Rk)

 

Facebook Comments Box