
Kendari, Datasultra.com- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio bertindak sebagai inspektur Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sultra, Senin 23 September 2024.
Acara ini dihadiri oleh para pimpinan lembaga, kepala daerah, pemimpin korporasi di sektor transportasi, Asisten Setda Sultra, Kepala OPD lingkup Pemprov Sultra, pejabat tinggi madya dan pratama dari Kementerian Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.
Dalam kesempatan ini, Sekda Sultra membacakan sambutan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, yang menyoroti Harhubnas sebagai momentum penting untuk merefleksikan bakti dan kontribusi insan transportasi dalam pembangunan nasional.
“Harhubnas dapat dimaknai sebagai kesempatan untuk merefleksikan kontribusi kita dalam membangun transportasi untuk bangsa dan negara,” ujar Sekda Sultra, mengutip pesan Menteri Perhubungan.
Dengan tema Transportasi Maju Nusantara Baru, Menteri Perhubungan mengajak seluruh pemangku kepentingan di sektor transportasi untuk menjaga keberlanjutan pencapaian selama satu dekade terakhir, serta terus meningkatkan layanan transportasi yang lebih terjangkau, merata, dan berkeadilan.
“Indonesia kini sejajar dengan negara-negara maju lainnya, dengan adanya transportasi modern seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan teknologi angkutan tanpa masinis seperti LRT dan Autonomous Rail Rapid Transit (ART),” lanjutnya.
Menteri Perhubungan juga memberikan apresiasi kepada seluruh insan transportasi yang telah berdedikasi menjaga keamanan dan kenyamanan transportasi nasional.
“Para penjaga menara suar, penjaga perlintasan sebidang, pemandu penyeberang jalan, pengemudi, dan semua pihak yang memastikan transportasi di Indonesia berjalan aman, nyaman, dan selamat,” tambah Sekda.
Pada akhir acara, Sekda Sultra juga menyerahkan piagam penghargaan kepada ASN purna bakti di lingkungan perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2023-2024, serta mitra-mitra sektor perhubungan, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Sebagai penutup, dilakukan peresmian penggunaan Kartu Rencana Isi (Kris) di Pelabuhan Penyeberangan Kendari oleh Asrun Lio yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan penyeberangan, khususnya pada rute Kendari-Wawonii, dengan sistem yang lebih cepat dan praktis. (Adv)





