Baubau, Datasultra.com — Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Bunda PAUD Kota Baubau serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Baubau menggelar kegiatan kolaboratif bertajuk “Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Anak-Anak Kita, Generasi Emas Kota Baubau”, Kamis 22 Januari 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Tut Wuri Handayani Dinas Pendidikan tersebut dirangkaikan dengan pelatihan kesehatan gigi bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sekaligus peluncuran inovasi kesehatan sekolah bertajuk “Jumpa Sigi” (Jumat PAUD Sikat Gigi).
Bunda PAUD Kota Baubau, Hj. Aryati Yusran, secara resmi meluncurkan gerakan Jumpa Sigi sebagai upaya membangun karakter disiplin dan kesadaran hidup sehat sejak usia dini. Menurutnya, kebiasaan menyikat gigi harus ditanamkan dengan pendekatan yang menyenangkan agar menjadi bagian dari rutinitas anak.
“Kita ingin menyikat gigi menjadi aktivitas yang menyenangkan, bukan beban bagi anak. Dengan kolaborasi antara guru dan orang tua, kita memastikan senyum anak-anak Baubau tetap sehat, cerah, dan penuh percaya diri,” ujar Hj. Aryati Yusran.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Aryati juga menyampaikan apresiasi kepada PDGI yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 organisasi tersebut.
“Terima kasih kepada PDGI yang telah menjadi mitra strategis dan garda terdepan dalam menjaga senyum sehat masyarakat Kota Baubau,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Baubau, Eko Prasetya, ST., MM, memberikan apresiasi kepada PDGI Cabang Baubau yang dinilai konsisten mendukung program pendidikan dan kesehatan anak sejak tahun 2025.
Ia berharap program Jumpa Sigi dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan peserta didik PAUD.
Eko Prasetya juga mengungkapkan bahwa angka partisipasi PAUD di Kota Baubau mengalami peningkatan signifikan, dari sebelumnya 71 persen.
Ia berpesan kepada para kepala sekolah dan guru PAUD agar terus mendidik dengan hati, mengingat masa depan bangsa berada di tangan generasi muda.
“Aktivitas sikat gigi tidak hanya dilakukan setiap hari Jumat, tetapi harus menjadi kebiasaan harian di rumah maupun di sekolah,” tegasnya.
Selain itu, Eko Prasetya juga menyampaikan pesan khusus kepada para guru yang saat ini masih menghadapi kendala status kepegawaian, baik PPPK maupun honorer koordinator, agar tetap fokus mengabdi dan kembali melaksanakan tugas di sekolah.
“Yuk kembali ke sekolah, kita mengajar kembali. Insya Allah, pemerintah dalam waktu yang tidak lama akan mengeluarkan kebijakan khusus bagi bapak dan ibu guru kita,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan pendidikan, di antaranya Ketua PDGI Cabang Kota Baubau, drg. Ikhram Kharis, Sp.BMM., M.Ked.Klin, jajaran PDGI, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kota Baubau, Umi Kalsum, S.Pd, Ketua dan Pengurus Pokja Bunda PAUD Kota Baubau, serta para guru PAUD se-Kota Baubau.
Acara ditutup dengan pelatihan teknis bagi guru PAUD sebagai bekal untuk mengedukasi anak didik mengenai cara menyikat gigi yang benar di sekolah masing-masing. (Sir)


