Jumat, Februari 13, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

QRIS Makin Digandrungi, Transaksi Non Tunai Dongkrak Ekonomi Sultra Tumbuh 5,79 Persen

Kendari, Datasultra.com – Laju pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tetap solid sepanjang 2025 tak bisa dilepaskan dari perubahan pola transaksi masyarakat yang kian mengarah ke sistem non tunai.

Bank Indonesia (BI) mencatat, penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Sultra terus melesat dan menjadi motor penggerak baru dalam ekosistem pembayaran ritel.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menyampaikan bahwa tren akseptansi QRIS telah menjadi game changer dalam mendorong efisiensi dan inklusi keuangan di daerah.

“Pada Triwulan IV 2025, jumlah pengguna baru QRIS di Sultra bertambah 31.723 orang. Secara total, pengguna QRIS kini mencapai 303.254 orang atau tumbuh 12 persen secara tahunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 271.531 pengguna,” ungkap Edwin dalam acara Bincang Bareng Media di salah satu coffee shop di Kendari, pada 9 Februari 2026.

Tak hanya dari sisi pengguna, pertumbuhan juga terlihat signifikan pada jumlah merchant. Hingga akhir Triwulan IV 2025, merchant QRIS di Sultra tercatat sebanyak 239.463 atau meningkat 37,65 persen dibandingkan Triwulan IV 2024 yang berjumlah 173.964 merchant.

Lonjakan paling mencolok terlihat dari volume transaksi. Selama Triwulan IV 2025, transaksi melalui QRIS mencapai 4.364.680 kali transaksi. Angka tersebut melonjak 184,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 1.533.544 transaksi.

Edwin menegaskan, peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap sistem pembayaran digital semakin kuat.

Ia optimistis, volume dan nilai transaksi QRIS akan terus bertumbuh seiring semakin luasnya edukasi dan perluasan akseptansi di berbagai sektor, termasuk UMKM dan layanan publik.

Di sisi lain, kinerja ekonomi Sultra sepanjang 2025 juga mencatatkan capaian positif. Secara tahunan, ekonomi Sultra tumbuh 5,79 persen (year on year), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 2024 sebesar 5,40 persen. Capaian tersebut juga melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,11 persen.

“Khusus pada Triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi Sultra tercatat sebesar 5,94 persen (yoy) dibandingkan Triwulan IV 2024. Angka ini memperkuat sinyal bahwa stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga, ditopang oleh konsumsi masyarakat, aktivitas usaha, serta percepatan digitalisasi sistem pembayaran,” paparnya.

Transformasi transaksi dari tunai ke non tunai kini bukan sekadar tren, melainkan fondasi baru dalam menopang pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara yang semakin adaptif dan inklusif di era digital. (N1)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER