Jumat, Februari 13, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

Wisuda Kedua 2026, UHO Cetak 782 Lulusan dan Terapkan Kebijakan Baru

Kendari, Datasultra.com – Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menggelar prosesi wisuda periode kedua tahun 2026 dengan mengukuhkan sebanyak 782 wisudawan dan wisudawati dari 14 fakultas dan Pascasarjana, Kamis 12 Februari 2026.

Dari total 782 lulusan, Pascasarjana meluluskan 23 doktor dengan rata-rata IPK 3,90 dan masa studi 3 tahun 9 bulan, serta 16 magister dengan IPK rata-rata 3,78 dan masa studi 1 tahun 10 bulan.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) meluluskan 164 sarjana (IPK rata-rata 3,53) dan 4 magister (IPK 3,83). Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) meluluskan 82 sarjana (IPK 3,51) dan 5 magister (IPK 3,97).

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) meluluskan 96 sarjana dengan IPK rata-rata 3,51. Fakultas Hukum (FH) meluluskan 58 sarjana (IPK 3,57) dan 17 magister (IPK 3,91).

Fakultas Kedokteran (FK) mengukuhkan 14 sarjana kedokteran serta 40 lulusan profesi dokter. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) meluluskan 42 sarjana dan 32 magister dengan capaian IPK rata-rata tertinggi di tingkat magister sebesar 3,94.

Sementara itu, fakultas lainnya turut berkontribusi signifikan, termasuk FMIPA, Fakultas Teknik, Pertanian, Perikanan dan Ilmu Kelautan, Peternakan, Kehutanan dan Ilmu Lingkungan, Farmasi, serta Ilmu Budaya dengan capaian akademik yang kompetitif.

Predikat lulusan terbaik tingkat universitas diraih Eki Rahmawati dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara S1, FISIP, dengan IPK 3,96 dan masa studi 3 tahun 5 bulan.

Di tingkat Pascasarjana, Trisman Awaludin meraih IPK sempurna 4,0 pada Program Doktor Ilmu Manajemen Konsentrasi Manajemen Administrasi Publik, sementara Nur Alya Mulyaningsih juga mencatat IPK 4,0 pada Program Magister Pendidikan IPS.

Sejumlah lulusan terbaik fakultas lainnya juga mencatat prestasi gemilang, termasuk Aulya Salsabyla (IPK 4,0) dari Sosiologi FISIP dan beberapa lulusan dengan predikat cumlaude, yakni mereka yang meraih IPK minimal 3,50.

Rektor UHO dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan beserta orang tua dan pendamping yang hadir dalam prosesi akademik tersebut.

“Selamat datang di Kampus Hijau, Kampus Harapan, Kepercayaan, dan Kebanggaan Bangsa. Atas nama pimpinan dan keluarga besar Universitas Halu Oleo, saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati,” ujarnya.

Pada momen tersebut, UHO juga resmi menerapkan kebijakan baru pelaksanaan wisuda berbasis kuota minimal 750 lulusan per periode.

Ia menjelaskan, kebijakan baru wisuda diterapkan untuk meningkatkan efektivitas dan manajemen akademik.

Jika sebelumnya wisuda dilaksanakan dalam empat periode tetap setiap tahun tanpa batas jumlah pendaftar, kini prosesi akan digelar setiap kali usulan lulusan dari program studi telah mencapai kuota minimal 750 orang.

“Wisuda hari ini diikuti 782 lulusan, melampaui kuota yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Rektor menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal pengabdian di tengah masyarakat.

“Gunakan ilmu yang diperoleh untuk kemaslahatan umat manusia. Jadilah pejuang dan pelopor yang menjunjung nilai-nilai luhur dalam menapaki karier serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi dunia kerja yang dinamis dan penuh tantangan, dengan terus mengasah kreativitas, inovasi, serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan.

Di akhir sambutan, Rektor mengajak para alumni untuk berpartisipasi aktif dalam program Tracer Study melalui laman tracer.uho.ac.id. Program tersebut menjadi salah satu indikator kinerja perguruan tinggi oleh BAN-PT untuk melacak serapan lulusan di dunia kerja dua tahun setelah kelulusan.

“Partisipasi alumni sangat menentukan kemajuan Universitas Halu Oleo ke depan,” tutupnya. (N1)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER