Baubau, Datasultra.com – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Baubau menggelar Gerakan Nasional Pemasyarakatan dengan mengerahkan klien pemasyarakatan untuk melaksanakan aksi bersih-bersih di Masjid Islamic Center Baubau.
Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus bagian dari pembinaan yang menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
Aksi tersebut turut dihadiri Lurah Wameo, Bhabinkamtibmas Polsek Murhum, serta Babinsa dari Kodim Buton.
Kehadiran unsur pemerintah dan aparat keamanan menunjukkan dukungan penuh terhadap program pemasyarakatan yang berorientasi pada pemberdayaan dan pembinaan klien.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antara lembaga pemasyarakatan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Lurah Wameo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bapas Baubau yang melibatkan klien pemasyarakatan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami sangat mendukung gerakan ini karena selain menjaga kebersihan rumah ibadah, kegiatan ini juga membangun rasa tanggung jawab sosial bagi klien pemasyarakatan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bapas Baubau, Nasirudin, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan yang berorientasi pada reintegrasi sosial.
“Melalui Gerakan Nasional Pemasyarakatan, kami ingin menunjukkan bahwa klien pemasyarakatan mampu berkontribusi positif di tengah masyarakat. Membersihkan masjid bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga tentang menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian,” ungkapnya.
Dengan kegiatan ini, Bapas Baubau berharap dapat memperkuat citra positif pemasyarakatan sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang harmonis dan inklusif, di mana setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan kembali berdaya di tengah lingkungan sosialnya. (Sir)

