Jumat, September 25, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

Hari Jadi Baubau ke-485, Aswad: Persiapan Dimatangkan Sejak September

Baubau, Datasultra.com – Pemerintah Kota Baubau mulai mematangkan persiapan rangkaian peringatan Hari Jadi Baubau ke-485 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Baubau sebagai daerah otonom yang jatuh pada 17 Oktober 2026.

Untuk tahun ini, Pemkot Baubau mengusung tema “Baubau Bangkit, Berbudaya dan Sejahtera.” Tema tersebut menjadi semangat dalam pelaksanaan seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi Baubau ke-485 dan HUT ke-25 Kota Baubau sebagai daerah otonom.

Asisten I Setda Kota Baubau, La Ode Aswad mengatakan, semarak peringatan akan berlangsung sejak awal hingga akhir Oktober 2026. Persiapan telah dilakukan sejak September melalui sejumlah rapat pemantapan.

Menurutnya, Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim telah menginstruksikan agar persiapan dilakukan lebih awal sehingga pelaksanaan tahun ini dapat berjalan lebih baik sekaligus lebih terpublikasi kepada masyarakat.

“Semangat hari jadi ini bukan hanya untuk pemerintah, tetapi untuk seluruh masyarakat Kota Baubau,” katanya, Jumat 25 September 2026.

Salah satu agenda utama yang disiapkan yakni Baubau Expo atau pameran UMKM yang dijadwalkan berlangsung pada 12-17 Oktober 2026.

Pemkot Baubau akan menyediakan tenda melalui organisasi perangkat daerah (OPD) yang selanjutnya digunakan secara gratis oleh para pelaku UMKM. Pedagang cukup membawa perlengkapan yang dibutuhkan untuk berjualan di stan yang telah disiapkan pemerintah.

La Ode Aswad mengajak masyarakat untuk hadir dan memeriahkan Baubau Expo sekaligus mendukung pelaku UMKM lokal dengan berbelanja produk yang ditawarkan.

Selain Baubau Expo, sejumlah kegiatan budaya juga masuk dalam rangkaian peringatan. Salah satunya karnaval budaya yang tahun ini direncanakan digelar pada malam hari dengan rute dari Kotamara menuju Pantai Kamali.

“Karena kondisi cuaca yang cukup panas, tahun ini kita memilih pelaksanaan karnaval budaya pada malam hari. Mudah-mudahan sukses dan masyarakat bisa ikut menyaksikan,” ujarnya.

Rangkaian lainnya yakni pelaksanaan Kande-Kandea bersama anak yatim piatu yang dijadwalkan setelah upacara peringatan Hari Jadi Baubau pada 17 Oktober 2026 di Kantor Wali Kota Baubau.

Sejumlah tradisi adat juga akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan, di antaranya Tuturangiana Batu Poaro, lomba perahu hias, Tuturangiana Uwe Kanakea dan Tuturangiana Batu Wampone.

La Ode Aswad menyebut kegiatan-kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi budaya yang ada di Kota Baubau.

Terkait persiapan yang dilakukan sejak September, La Ode Aswad mengatakan rapat-rapat pemantapan juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan tahun sebelumnya.

Evaluasi dilakukan untuk meminimalisir kekurangan yang terjadi pada tahun lalu serta menutup berbagai celah dalam pelaksanaan kegiatan.

“Kita persiapkan lebih awal dan mudah-mudahan tahun ini lebih bagus. Kita berharap masyarakat bisa hadir bersama-sama dalam pelaksanaan pameran UMKM ini,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan, ketenteraman dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Baubau adalah rumah kita semua. Kenyamanan, stabilitas dan ketenteraman menjadi tanggung jawab kita bersama, sehingga masyarakat bisa lebih tenang, fokus berusaha dan bekerja,” pungkasnya. (Sir)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER