Rabu, Februari 4, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Enam Daerah Wilayah BPJS Baubau Raih UHC Award 2026

Listen to this article

Baubau, Datasultra.com – Dari delapan kabupaten/kota wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Baubau, hanya enam daerah yang berhasil menerima Universal Health Coverage (UHC) Award Tahun 2026.

Dua daerah yang belum memperoleh penghargaan tersebut yakni Kabupaten Buton dan Kabupaten Muna.

Hal ini disampaikan langsung oleh PPs Kepala Cabang BPJS Kesehatan Baubau, Eka Munawir, terkait pelaksanaan UHC Award 2026 yang digelar pada Selasa 27 Januari 2026.

Eka Munawir menjelaskan, UHC Award merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten, maupun kota yang memiliki komitmen kuat dalam menjaga keaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakatnya.

“Dari delapan wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Baubau, enam kabupaten/kota yang menerima UHC Award yaitu Kabupaten Buton Selatan, Kota Baubau, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Muna Barat, dan Kabupaten Wakatobi,” ungkapnya.

Ia menyebut, keenam daerah tersebut telah menunjukkan komitmen sejak tahun 2025 dalam menjaga keberlanjutan Program JKN bagi warganya.

Lebih lanjut, Eka Munawir menjelaskan bahwa UHC Award terbagi dalam tiga kategori berdasarkan persentase keaktifan peserta JKN.

Kategori UHC Utama diberikan kepada daerah dengan tingkat keaktifan peserta di atas 95 persen. Kategori UHC Madya berada pada rentang 85–95 persen, sedangkan Kategori UHC Pratama diberikan kepada daerah dengan keaktifan peserta di kisaran 80–85 persen.

“Untuk wilayah kita, Kabupaten Buton Utara masuk kategori UHC Utama dengan keaktifan peserta di atas 95 persen. Sementara Kabupaten Buton Selatan, Kota Baubau, Kabupaten Muna Barat, dan Kabupaten Wakatobi berada pada kategori UHC Madya. Sedangkan Kabupaten Buton Tengah masuk kategori UHC Pratama dengan keaktifan peserta di atas 80 persen,” jelasnya.

Adapun Kabupaten Buton dan Kabupaten Muna belum berhasil memperoleh status UHC pada tahun ini. Eka Munawir berharap kedua daerah tersebut dapat menyusul pada penghargaan berikutnya.

“Kita doakan bersama semoga tahun depan Kabupaten Buton dan Kabupaten Muna bisa ikut diundang ke Jakarta. Tentu ada berbagai tantangan kebijakan di daerah, namun pada prinsipnya semua pemerintah daerah memiliki komitmen yang sama untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa status UHC berpengaruh langsung terhadap kecepatan aktivasi kepesertaan JKN. Untuk daerah berstatus UHC prioritas, peserta yang didaftarkan dapat langsung aktif dan memperoleh layanan di hari yang sama. Sementara bagi daerah non-UHC, kepesertaan baru akan aktif pada tanggal 1 bulan berikutnya.

“Imbasnya memang ada pada kecepatan pelayanan. Karena itu, UHC menjadi sangat penting untuk memberikan kemudahan akses layanan kesehatan,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, Eka Munawir menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah atas kerja sama yang telah terjalin dengan BPJS Kesehatan.

“Inti dari UHC adalah menjaga kepuasan peserta, memberikan rasa aman, serta memastikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Sir)

Facebook Comments Box

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

− 4 = 2

Popular Articles