Kamis, Mei 7, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

Sakernas Februari 2026: Angkatan Kerja Naik, Pengangguran Turun Tipis

Kendari, Datasultra.com – Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa 5 Mei 2026, kondisi ketenagakerjaan menunjukkan arah positif pada Februari 2026.

Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) mencatat jumlah angkatan kerja mencapai 1,457 juta orang, atau bertambah sekitar 27,41 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan ini turut diiringi peningkatan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 0,02 persen poin. Meski tipis, angka tersebut menjadi indikator bahwa semakin banyak penduduk usia kerja yang aktif masuk ke pasar kerja.

Di sisi lain, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 3,25 persen. Angka ini turun 0,02 persen poin dibanding Februari 2025, menandakan adanya perbaikan meskipun masih berlangsung secara perlahan.

Jumlah penduduk yang bekerja juga mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 1,409 juta orang terserap di berbagai sektor pekerjaan, atau naik sekitar 26,77 ribu orang dibanding tahun sebelumnya.

Jika dilihat dari lapangan usaha, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan porsi 36,06 persen. Disusul sektor Perdagangan sebesar 15,06 persen, serta Administrasi Pemerintahan yang mencapai 8,59 persen.

Namun, struktur ketenagakerjaan masih didominasi sektor informal. Sebanyak 875,04 ribu orang atau sekitar 62,07 persen pekerja berada di sektor ini.

Meski begitu, angka tersebut mengalami penurunan 0,89 persen poin, yang bisa menjadi sinyal awal pergeseran menuju pekerjaan yang lebih formal.

Perbaikan kualitas kerja juga terlihat dari menurunnya tingkat setengah pengangguran sebesar 0,28 persen poin, serta pekerja paruh waktu yang turun 0,95 persen poin dibandingkan Februari 2025.

Secara keseluruhan, data ini menggambarkan kondisi pasar kerja yang mulai membaik: lebih banyak orang bekerja, pengangguran menurun, dan kualitas pekerjaan perlahan meningkat.

Meski demikian, tantangan masih ada, terutama dalam mengurangi dominasi sektor informal dan memperluas kesempatan kerja yang lebih stabil dan produktif. (N1)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER