Kamis, Mei 7, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

Buru Pengedar Narkoba di Kendari, Mahasiswi Jadi Korban Salah Tembak Polisi

Kendari, Datsultra.com – Mahasiswi di salah satu universitas swasta di Kota Kendari bernama Susianti Marpin menjadi korban salah tembak aparat kepolisian saat menangkap pengedar narkoba.

Susanti mengalami luka tembak pada bagian punggung sebelah kanan di depan Mako Brimob Polda Sultra, Rabu, 31 Januari 2024. Ternyata, korban merupakan anak Danramil 1309-01/STB/Kodim 1309, Kota Manado, Sulawesi Utara.

“Saat kejadian personel Ditresnarkoba sedang melakukan upaya paksa penangkapan terhadap seseorang yang menjadi target operasi setelah petugas mendapatkan informasi terkait pengedar narkoba,” ucap Dirresnarkoba Polda Sultra Kombes Pol R Bambang Tjahjo Bawono didampingi Kabid Humas Polda Sultra Kombes Ferry Walintukan saat mengklarifikasi kejadian tersebut, Kamis, 1 Februari 2024.

Personel Ditresnarkoba sedang melakukan upaya paksa penangkapan terhadap seseorang yang menjadi target operasi Ikbal Pramestian (IP) alias Bocil (26) dan Andi Noval (AN) alias Bulo (25) di SPBU Baruga depan Mako Brimob Polda Sultra, Selasa, 30 Januari 2024 malam sekira pukul 23.58 Wita.

“Petugas mencoba bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka, ternyata ada upaya perlawanan yang dilakukan,” ujarnya.

Saat itu, kata dia, pelaku lari masuk kedalam mobil dan langsung tancap gas. Aksi pelaku membahayakan petugas yang berupaya mencegat pelaku melarikan diri.

“Karena saat itu anggota kami terancam keselamatannya sehingga melakukan tindakan tegas dan terukur,” ungkapnya.

Ternyata, lanjut Bambang, didalam mobil ada teman tersangka yakni perempuan bernama Susianti Marpin (SM) yang menjadi korban karena peluru petugas salah sasaran mengenai bagian bahu kanan.

“Hingga kini petugas masih menyelidiki sejauh mana keterlibatan SM dengan kedua tersangka yang saat ini telah diamankan di Direktorat Narkoba,” bebernya.

Perwira tiga bunga dipundak ini bilang, pihaknya belum maksimal mengambil keterangan terhadap korban karena saat ini masih dalam perawatan medis.

“Kami sudah koordinasi dengan keluarga korban. Saat ini kondisi korban masih dalam perawatan medis untuk meminta keterangan belum maksimal,” tutupnya. (Ld)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER