Baubau, Datasultra.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Baubau melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau ketersediaan stok dan perkembangan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, di Pasar Wameo, Rabu 11 Maret 2026.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Nomor B/PK.TPID/43/M.EKON/02/2026 tanggal 18 Februari 2026 tentang upaya menjaga inflasi tahun 2026 serta stabilisasi harga selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Baubau bersama Wakil Wali Kota serta jajaran TPID Kota Baubau dengan menyasar sejumlah pedagang bahan pokok di pasar tradisional maupun distributor.
Asisten II Setda Kota Baubau, Dahrul Dahlan, mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan logistik serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.
“Kita tim TPID sudah turun ke lapangan dipimpin langsung oleh Bapak Wali Kota Baubau bersama Ibu Wakil Wali Kota dan seluruh jajaran tim pengendali inflasi daerah,” ujar Dahrul.
Dari hasil pemantauan di lapangan, kata dia, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, terutama bawang merah dan beberapa jenis ikan. Sementara untuk komoditas beras, harga masih relatif stabil.
“Kita sudah survei di beberapa tempat. Khususnya bawang merah memang mengalami kenaikan secara keseluruhan. Hampir semua pedagang kita lihat ada kenaikan. Beberapa jenis ikan juga mengalami kenaikan harga,” jelasnya.
Ia menambahkan, harga bawang merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram kini meningkat menjadi Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram di tingkat pedagang.
Meski demikian, TPID memastikan stok bahan pokok untuk masyarakat Kota Baubau masih mencukupi hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Untuk kecukupan bahan pokok sampai lebaran kita pastikan cukup. Yang jelas Kota Baubau akan memastikan bahwa logistik sampai lebaran ini tersedia,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga, TPID Baubau juga telah melakukan berbagai upaya, di antaranya sidak pasar secara rutin serta pelaksanaan pasar murah bagi masyarakat.
“Kita tetap melakukan sidak dan memantau perkembangan harga. Pasar murah juga sudah kita lakukan beberapa hari lalu untuk membantu masyarakat,” katanya.
Dahrul juga mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan menjelang Lebaran dan tetap mengacu pada harga standar yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kita imbau para pedagang agar tidak latah menaikkan harga menjelang lebaran. Tetap mengacu pada harga standar yang sudah ditentukan pemerintah sehingga masyarakat bisa berbelanja dengan tenang dan peredaran uang tetap stabil,” pungkasnya. (Sir)


