Rabu, Mei 13, 2026

BERITA TERKINI

POLITIK

Menag Nasaruddin Umar Hadiri Halal Bihalal Diaspora Buton se-Jabodetabek

Jakarta, Datasultra.com — Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menghadiri sekaligus memberikan tausiah pada kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kerukunan Diaspora Masyarakat Buton (Keraton Buton) se-Jabodetabek yang digelar di Graha Garda Dirgantara, Sabtu 9 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban itu dihadiri ratusan masyarakat Buton di perantauan serta sejumlah tokoh nasional dan daerah. Dalam tausiahnya, Menteri Agama menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Menurut Nasaruddin Umar, silaturahmi memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan dan kebersamaan.

“Silaturahmi adalah energi sosial yang menjaga persatuan bangsa. Budaya dan agama harus menjadi perekat yang menguatkan nilai kemanusiaan dan kebersamaan,” ujar Nasaruddin Umar.

Ia menilai, masyarakat diaspora memiliki kontribusi besar dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat identitas budaya daerah di tengah kehidupan masyarakat modern.

Ketua Panitia, Suhardin Sulaiman, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wadah mempererat persaudaraan dan memperkuat jejaring masyarakat Buton di wilayah Jabodetabek.

“Kegiatan ini menjadi ruang mempererat silaturahmi serta menjaga nilai budaya Buton di tengah kehidupan masyarakat urban,” katanya.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Buton, Syarifudin Saafa. Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat Buton di perantauan untuk terus menjaga persatuan serta tetap mencintai budaya daerah.

Menurutnya, diaspora Buton memiliki peran strategis sebagai duta budaya sekaligus mitra pembangunan daerah melalui jejaring, solidaritas, dan kontribusi pemikiran yang dimiliki.

“Meski berada jauh dari tanah Buton, rasa cinta terhadap budaya dan daerah harus tetap dijaga. Diaspora Buton memiliki kekuatan besar melalui pemikiran, jejaring, dan solidaritas untuk ikut membangun daerah,” ujarnya.

Syarifudin juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur budaya Buton seperti Poma-maasiaka, Popia-piara, dan Poangka-angkataka di tengah kehidupan masyarakat perkotaan yang terus berkembang.

Selain menghadiri kegiatan halal bihalal, Syarifudin turut menjadi panelis dalam talkshow budaya bertema “Kekayaan Kuliner Buton dalam Perspektif Pemerintah Daerah”.

Dalam forum tersebut, ia menilai kuliner khas Buton memiliki potensi besar sebagai identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi daerah hingga tingkat nasional.

Kegiatan itu juga dihadiri Anggota DPD RI, MZ Amirul Tamim dan La Ode Umar Bonte, serta sejumlah tokoh masyarakat dan akademisi.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Diaspora Masyarakat Buton (Keraton Buton), Melky Neke, menyerahkan cenderamata berupa buku sejarah Buton kepada Menteri Agama RI sebagai simbol pelestarian sejarah dan budaya Buton.

Kegiatan halal bihalal masyarakat diaspora Buton itu ditutup dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bentuk penguatan ikatan batin masyarakat Buton di perantauan dengan tanah kelahirannya. (Sir)

Facebook Comments Box

BERITA POPULER